Friday, February 15, 2013

Gerakan 10 ribu Perhari Untuk Anak Anda

Asuransi saat ini bukan lagi suatu kebutuhan yang mewah, karena asuransi bisa didapatkan dimana saja, dengan premi yang relatif murah dan memberikan keuntungan yang sifatnya lebih realistis seperti santunan rumah sakit, santunan kecelakaan, santunan kematian dan investasi dana pensiun. 

Bagi pribadi yang bijaksana, tentu asuransi akan dianggap sebagai suatu kebutuhan yang fundamental dan menjadi prioritas tinggi. 

Sebelum beli baju, sudah menyisihkan uangnya untuk ditabung.
Sebelum beli rumah, sudah menyisihkan uangnya untuk berinvestasi.
Sebelum beli mobil, sudah mengasuransikan dirinya.
Sebelum menikah dan berkeluarga, sudah mengangsurasikan dirinya sendiri terlebih dahulu.
Sebelum anak - anaknya bersekolah, sudah mulai mengasuransikan pendidikan anak - anaknya.
Sebelum dirinya sakit dan tidak produktif, sudah mulai mengasuransikan diri dan keluarganya untuk suatu yang tidak bisa diprediksi kedepannya.
Sebelum meninggal, sudah mengasuransikan dirinya agar tidak menjadi beban dan dapat sedikit membantu kelangsungan hidup anak keturunannya.

Hal ini sangat wajar dilakukan pada saat masih produktif, yang berarti memiliki penghasilan, masih diusia yang muda dan masih dalam kondisi yang sehat. Dalam masa seperti ini, adalah masa dimana seseorang sangat dianjurkan untuk melakukan investasi sebagai dana cadangan disaat - saat yang sulit, dimana kita tidak akan pernah tahu bagaimana masa depan kita dan keluarga kedepannya. Jangankan manusia, semutpun sudah mengumpulkan cadangan makanan untuk cuaca - cuaca sulit dimana makanan akan sulit didapat nantinya.

Tidak ada kata terlambat untuk mulai berasuransi, sekalipun Anda sudah tidak dalam masa emas Anda atau Anda belum mencapai masa emas Anda. Jika Anda sudah bisa berasuransi dan berinvestasi pada saat Anda mencapai masa emas Anda, bagaimana nanti jika Anda telah mencapai masa emas Anda, tentu Anda akan merasa dan mendapatkan keuntungan serta memiliki kemampuan berinvestasi lebih besar atau malah membuka bisnis Anda sendiri diusia yang masih mudah.

Pada prinsip perlindungan, apapun itu jenis, konsep dan bentuknya, yang harus dilindungi adalah diri kita terlebih dahulu, baru kemudian melindungi orang - orang terdekat kita, keluarga kita, orang - orang yang berada di lingkungan kita, teman - teman dan lebih luas lagi. Kenapa, karena jika kita sendiri belum bisa merasakan aman akan sulit untuk dapat memberikan perlindungan kepada siapapun.

Namun konsep ini, bisa menjadi permisif dengan memberikan perlindungan kepada orang - orang terdekat dengan kita terlebih dahulu yang sesuai dengan kemapuan kita saat ini. Bagaimana penerapannya?

Untuk anak - anak, anda cukup mulai dengan 10 ribu rupiah perhari, dengan menfokuskan kepada pendidikan anak serta jaminan kesehatannya. Jika saat ini Anda memiliki masalah dana yang akan digunakan untuk berasuransi mulailah dengan nilai premi yang terjangkau namun memberikan manfaat yang menguntungkan bagi sitertanggung. Oleh karena itu jika benar demikian, maka mulailah dengan anak Anda terkecil, nilai premi minimum untuk anak usia dini (dibawah 10 tahun) lebih murah ketimbang, anak usia diatas 10 tahun sampai 18 tahun, nilai premi remaja usia 18 tahun sampai dengan 25 tahun, akan lebih besar lagi dan demikian seterusnya.

Jika Anda saat ini memiliki 3 anak, dengan usia 3 tahun, 6 tahun dan 10 tahun serta seorang istri. Maka perlindungan untuk anak usia 3 tahun dengan nilai premi minimum, misalnya sebesar Rp. 300.000 per bulan, akan mendapatkan keuntungan lebih baik ketimbang kakaknya yang berusia 6 tahun, apalagi 10 tahun. Setelah kondisi keuangan Anda lebih baik mulailah memberikan perlindungan kepada diri Anda terlebih dahulu sebelum Anda tidak produktif lagi. Jika skenario Tuhan menentukan Anda meninggal dunia 5 tahun setelah itu, maka uang pertanggungan yang Anda terima nantinya dapat membantu kelangsungan hidup istri anda, anak pertama dan kedua Anda, sedangkan anak bungsu Anda yang masih belum bisa mencari penghasilan atau mandiri secara materi akan tetap terproteksi dengan asuransi yang sudah dibayarkan untuknya sebelumnya.

Anda juga bisa mulai dengan Anda sendiri terlebih dahulu, untuk Anda sendiri, mulailah menyisihkan Rp. 20 ribu rupiah perharinya dengan usia Anda berkisar 25 - 40 tahun. Hasil investasi akan menjadi kurang menguntungkan jika usia Anda diatas usia tersebut, namun setidaknya jika Tuhan memanggil Anda, Anda dapat memberikan sesuatu kepada keluarga yang Anda tinggalkan.

Jadi mulailah 10 ribu rupiah perhari untuk anak Anda atau 20 ribu rupiah perhari untuk Anda sendiri. Perhitungan seperti ini berlaku universal, apapun profesi Anda baik karyawan yang sudah pasti penghasilan bulanannya atau pengusaha yang penghasilannya tidak bisa diprediksi dengan tepat tiap bulannya, dapat menggunakan konsep berinvestasi dengan cara ini.

Semoga bermanfaat.
Pin It!

Tuesday, February 5, 2013

Pentingnya Financial Security

Tidak ada yang bisa mengukur secara pasti resiko keuangan yang akan dihadapi dimasa datang. Asuransi termasuk instrumen yang bisa dijadikan solusi untuk 'Financial Security".


Perencanaan asuransi diperlukan untuk semua orang, entah kaya atau miskin, muda atau tua, pria atau wanita. Adalah salah pendapat yang mengatakan hanya orang muda dan miskin yang membutuhkan asuransi. Asuransi bukan hanya untuk menjaga keamanan keuangan seseorang, tetapi juga bermanfaat sebagai manajemen keuangan. Manajemen keuangan bermakna bagaimana menempatkan uang bekerja untuk seseorang.

Lalu apa yang bisa dihasilkan dari asuransi dalam konteks ini? Asuransi termasuk instrument yang bisa menghasilkan uang, memberikan perlindungan terhadap aset, juga memberikan ketenangan pikiran. Membeli asuransi juga bermakna pertukaran emosional, lebih dari hanya sekedar transaksi bisnis umumnya.

Pada masa - masa sulit, seseorang membutuhkan 2 macam support:

  1. Support secara emosi.
  2. Support secara keuangan.
Kerap kali, ketika bertemu klien, saya bertanya:

"Dapatkah Anda memberikan 5 nama orang yang akan memberi garansi akan memberikan support emosional? Apakah orang yang sama juga akan memberikan jaminan untuk tetap mendukung Anda secara keuangan?

Asuransi dapat diandalkan untuk memberi rasa aman terhadap keuangan. Bahkan dapat memberikan hasil yang jelas untuk masa - masa yang tidak terduga. Asuransi berguna untuk kejadian - kejadian yang tidak terpikirkan dengan memberikan uang tunai, rasa aman dan keamanan.

Sebenarnya semua orang mempunyai kesadaran bahwa mereka mempunyai kebutuhan untuk memiliki cadangan dan yang dapat digunakan untuk saat - saat yang berbeda. Tetapi kerap mereka berpura - pura tidak peduli atau menunda untuk mempersiapkan kebutuhan tersebut. Praktek seperti ini sama saja dengan menggali lubang untuk akhirnya terperosok kedalamnya.

Para profesional di bidang asuransi yang mengerti tugasnya, mestinya akan sangat sangat tekun dan sabar untuk memberikan informasi supaya masyarakat mengerti apa dan bagaimana benefit asuransi. Benefit itu yang akan membantu masyarakat untuk melewati berbagai masalah dan kejadian dalam kehidupan dan tetap dapat menlanjutkan masa depan.

Resiko yang dihadapi seseorang dalam kehidupan ini sangat tinggi Dibutuhkan ketrampilan untuk menjelaskan resiko apa saja yang harus diantisipasi secara detail, seperti resiko putus sekolah, resiko sakit kritis, resiko krisis penghasilan, resiko kecelakaan, resiko kesehatan yang memiliki tingkat presentasi tertinggi dari semua resiko, resiko keamanan dan resiko - resiko lainnya. Kadang diperlukan beberapa kliping koran untuk berbagi pengalaman tentang besarnya resiko yang bisa kita hadapi setiap hari. Bisa juga dengan mengajukan pertanyaan tentang kisaran jumlah uang tunai yang kita butuhkan jika ada salah satu anggota keluarga terkena musibah yang berlarut - larut.

Beberapa contoh pertanyaan yang perlu dipertimbangkan seperti:
  1. Apakah Anda berani mengambil sejumlah utang tanpa ada asurasi yang meng-cover?
  2. Apakah Anda pernah memikirkan soal standard hidup anak dan istri Anda, jika suatu saat Anda sudah tidak ada?
  3. Jika ada asuransi yang gratis untuk Anda, berapa besar Anda ingin miliki benefitnya? (Hal ini untuk menunjukkan bahwa sebetulnya setiap orang ingin memiliki asuransi, hanya mulai merasa berat jika harus membayar harganya karena beberapa pertimbangan yang terkadang bukan prioritas).
  4. Jika Anda memiliki mobil mewah seharga Rp. 2 milyar, apakah Anda mau jika hanya mengasuransikannya untuk Rp. 100 juta saja? Menurut Anda, berapa harga kesehatan dan jiwa Anda?
Faktanya, hanya dengan menyisihkan 15 - 25% dari penghasilan tahunan seseorang sudah dapat mempersiapkan perencanaan asuransi yang memadai untuk keluarganya.

Membantu satu keluarga untuk membuat perencanaan asuransi dengan hati yang tulus dan profesionalisme, sebenarnya Anda sudah ikut memberikan pelayanan kepada masyarakat, kota bahkan bangsa kita untuk membangun finacial security.


Disadur dari majalah Million Dollar Round Table
Pin It!

Monday, January 14, 2013

Cara Membuat Monitoring Saham di Yahoo Finance

Untuk monitoring saham, sekarang ini para investor saham tidak perlu lagi untuk install software untuk monitoring saham. Para pemain saham bisa langsung mengaksesnya secara online dari komputer, tablet atau smartphone dari Yahoo! Finance.

Ikuti langkah - langkah sederhana berikut ini, untuk membuat portfolio saham Anda di Yahoo! Finance:
Login ke Yahoo! Daftar terlebih dahulu, jika belum punya akun gratis Yahoo!
Setelah login berhasil, cari menu Finance

Pilih menu Portfolios dan klik Create Portfolio

Beri Nama Portfolio-nya dan masukkan simbol saham yang Anda ingin monitor. Jika ada belum tahu kode sahamnya, silakan download disini. Masukkan kode saham lalu tekan tombol Add Symbol. Setelah semua kode saham sudah dimasukkan, ada beberapa opsi yang ditawarkan oleh Yahoo! Finance yaitu Default View, yang akan ditampilkan pada saat memilih portfolio adalah tab yang dipilih, terdiri dari pilihan Basic, Performance, Real-time, Fundamentals dan Detailed. Di bagian Advanced Settings, terdapat check box yang digunakan untuk melakukan konsolidasi multiple lot yang memiliki kode saham yang sama menjadi satu dalam portfolio. Nilainya akan dijumlah semuanya dan diambil rata - rata untuk masing - masing batas tinggi atau rendah. Dan juga terdapat check box yang digunakan untuk mengurutkan kode saham secara alfabet, sangat berguna kalau kode saham yang ada di portfolio cukup banyak. Setelah menekan button Save, maka selesai sudah pembuatan portfolio untuk me-monitoring saham
Tampilan portfolio secara default dibagi menjadi Basic, Performance, Real-time, Fundamentals dan Detailed, seperti gambar yang ada dibawah ini.


Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Pin It!

Thursday, January 3, 2013

Kartu Jakarta Sehat

Bagaimana medapatkan Kartu Jakarta Sehat?

Caranya sangat mudah, bawa photocopy KTP dan Kartu Keluarga ke Puskesmas terdekat, masing - masing minimal 1 salin, namun beberapa Puskesmas meminta 3 salinan. Kartu KJS ini akan dikirimkan ke Dinkes DKI dan dalam beberapa minggu, KJS bisa diambil di puskesmas tempat mendaftar.

Apa bisa mendaftarkan lebih dari 1 anggota keluarga yang terdapat dalam Kartu Keluarga yang sama?

Pendaftaran diperbolehkan dilakukan secara kolektif asal masih dalam 1 kartu keluarga. Misalnya didalam satu keluarga terdiri dari 1 bapak, 1 ibu dan 3 anak dan dalam 1 kartu keluarga bisa didaftarkan secara bersamaan.

Bagaimana Jika Belum Memiliki KTP?

Bagi anggota keluarga yang belum memiliki KTP (belum berusia 17 tahun), cukup menggunakan photocopy KTP orang tua dan Kartu Keluarga, dengan catatan nama anggota keluarga yang belum memiliki KTP tersebut, tercantum didalam Kartu Keluarga.

Apakah selama masa tunggu sampai dengan KJS jadi, bisa dilayani untuk pengobatan yang sifatnya darurat?

Baik darurat atau tidak, warga DKI bisa menggunakan photocopy KTP dan Kartu Keluarganya untuk mendapatkan layanan dan tindakan medis di Puskesmas atau di RSUP, RSUD, rumah sakit rekanan setelah mendapat rujukan dari Puskesmas.

Rumah sakit mana saja yang dapat melayani KJS?

KJS berlaku di seluruh Puskesmas, rumah sakit negeri (RSUD dan RSUP) dan rumah sakit rekanan di provinsi DKI, Berikut daftarnya:

Jakarta Barat: 
  • RS Jantung Harapan Kita
  • RS Kanker Dharmais 
  • RS Pelni 
  • RS Sumber Waras 
  • RSAB Harapan Kita 
  • RSUD Cengkareng 
  • RS Bakti Mulia 
  • RS Medika Permata Hijau 
  • RS Patria IKKT 
  • RS Puri Mandiri Kedoya 
  • RSJ Jakarta 
  • RSKB Cinta Kasih Tzu Chi 

Jakarta Pusat:
  • RS Cipto Mangunkusumo 
  • RSAL Mintoharjo 
  • RSPAD Gatot Subroto 
  • RSUD Tarakan 
  • Klinik Hemodialisa Tidore.
  • RS Husada 
  • RS Islam Jakarta 
  • RS Kramat 128 
  • RS Menteng Mitra Afia 
  • RS MH Thamrin 
  • RS Moh. Ridwan Meureksa 
  • RS Pertamina Jaya 
  • RS PGI Cikini 
  • RS Saint Carolus 
  • RSB Budi Kemuliaan 

Jakarta Selatan:
  • RS Bhayangkara Selapa Polri 
  • RS Fatmawati 
  • RS Marinir Cilandak 
  • Jakarta Kidney Center
  • Jakarta Medical Center II 
  • Klinik Hermodialisa Cipta Husada 
  • RS Agung 
  • RS dr Suyoto 
  • RS Jakarta 
  • RS Pusat Pertamina 
  • RS Setia Mitra 
  • RS Zahirah 
  • RSIA Budi Jaya

Jakarta Timur:
  • RS Haji 
  • RS Kesdam Jaya Cijantung 
  • RS Persahabatan 
  • RS Polri Sukanto 
  • RSPAU Antariksa 
  • RSUD Budi Asih 
  • RSUD Pasar Rebo 
  • RS Bunga Rampai 
  • RS Duren Sawit 
  • RS Harapan Bunda 
  • RS Harapan Jayakarta 
  • RS Harum 
  • RS Islam Jakarta Timur 
  • RS Kartika Pulomas 
  • RS Mediros 
  • RS Pusdikkes 
  • RS Rawamangun 
  • RS UKI Cawang 
  • RSIA Bunda Aliyah 
  • RSIA Hermina Jatinegara 
  • RSIA Resti Mulia
  • RSKO Cibubur 
  • Yayasan Ginjal Diatrans

Jakarta Utara:
  • RS Pelabuhan Jakarta 
  • RSUD Koja 
  • Klinik Hemodialisa Lions
  • RS Atmajaya 
  • RS Islam Jakarta Utara 
  • RS Mulia Sari 
  • RS Port Medical Center 
  • RS Satya Negara 
  • RS Sukmul Sisma Medika 
  • RSIA Hermina Podomoro 
  • RSPI Prof. Sulianti Saroso
Apa saja yang gratis dengan KJS?

Semua tindakan medis, kamar rawat inap, laboratorium, obat - obatan, ambulan tidak dipungut biaya sepeserpun.


Penyakit jenis apa yang dilayani KJS?

Semua jenis penyakit, seperti penyakit kritis, penyakit keturunan dan kecelakaan, tapi tidak termasuk pelayanan medis yang sifatnya kosmetik seperti kacamata yang bukan untuk pengobatan, suntik silikon, perawatan muka (skin care), pemasangan behel gigi atau perhiasan gigi dan sejenisnya.

Dengan KJS, Kelas Rawat Inap berapa yang didapatkan?

Semua pelayanan dengan KJS akan ditempatkan di Kelas 3, jika pasien KJS dipindah ke kelas yang lebih baik, misalnya kelas 2 maka manfaat - manfaat gratis dari KJS akan gugur.

Hak dan Kewajiban Pasien KJS?

Hak dan Kewajiban Pasien KJS sama dengan pasien reguler lainnya, yang diatur dalam UU no. 29 Tahun 2004 : UU tentang Praktik Kedokteran pasal 50 dan 51.

Hak Pasien

Pasien, dalam menerima pelayanan para praktik kedokteran, mempunyai hak:
  1. Mendapatkan penjelasan secara lengkap tentang tindakan medis sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (3), yaitu:
    • Diagnosis dan tata cara tindakan medis;
    • Tujuan tindakan medis yang dilakukan;
    • Alternatif tindakan lain dan resikonya;
    • Risiko dan komplikasi yang mukin terjadi; dan
    • Prognosis terhadap tindakan yang dilakukan.
  2. Meminta pendapat dokter atau dokter gigi lain;
    • Mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis;
      • Menolak tindakan medis; dan
        • Mendapat isi rekam medis.
        Kewajiban Pasien

        Pasien, dalam menerima pelayanan pada praktik kedokteran, mempunyai kewajiban:
        1. Memberikan informasi yang lengkap dan jujur tentang masalah kesehatannya;
        2. Mematuhi nasihat dan petunjuk dokter atau dokter gigi;
        3. Mematuhi ketentuan yang berlaku di sarana pelayanan kesehatan;
        4. Memberikan imbalan atas pelayanan yang diterima.
        Semoga bermanfaat, dan Sehat Jakartaku
        Pin It!

        Sunday, December 16, 2012

        Merancang Goals Setting 2013

        Saya belajar dari tahun - tahun yang lewat, bahwa membuat goal setting untuk tahun yang akan datang itu tidak jauh dari sebatas HARAPAN, PRIORITAS dan KEBUTUHAN. Urutannya tidak selalu seperti yang saya sebutkan, tapi dari pengalaman saya dengan mengetahui harapan maka kita akan lebih mudah untuk menentukan mana yang prioritas dan yang menjadi kebutuhan.

        Sebelum menentukan harapan, prioritas dan kebutuhan. Perlu kita sama - sama cari tahu bagaimana isi dari masing - masing harapan, prioritas dan kebutuhan yang tepat. Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk membuat rencanang goals, salah satunya dengan sistem SMART (Specific, Measurable, Attainable, Relevant dan Time Bound) atau SMARTERS (ada tambahan ERS yang merupakan singkatan dari Evaluate, Reevaluate dan Satisfaction)

        Yang saya gunakan adalah yang gampang dan paling populer adalah SMART. Alat bantu yang termudah dalam mendapatkan kriteria masing - masing arti dari kriteria SMART adalah dengan menggunakan kalimat interrogative (tanda tanya).

        Specific (Spesifik), menggunakan alat bantu dengan kalimat tanya dibawah ini:
        • Apa
        • Siapa
        • Dimana
        • Kenapa
        • Yang Mana
        Measurable (Dapat diukur), menggunakan alat bantu dengan kalimat tanya dibawah ini:
        • Bagaimana Cara Mencapainya?
        Attainable (Dapat diraih), menggunakan alat bantu dengan kalimat tanya dibawah ini:
        • Apakah Saya Bisa Mencapainya?
        Relevant (Cocok/Pas), menggunakan alat bantu dengan kalimat tanya dibawah ini:
        • Apakah sesuai dengan saya?
        Time Bound (Batasan Waktu), menggunakan alat bantu dengan kalimat tanya dibawah ini:
        • Kapan (mulai dan berakhir)?

        HARAPAN

        Bagi yang sudah mencoba menerapkannya ditahun yang sebentar lagi habis ini, tentu akan lebih mudah menentukan harapan, dengan hasil rapot 2012 yang masih belum tercapai dan yang sudah tercapai, maka kita dapat dengan mudah menentukan harapan terhadap pencapaian tahun 2012 yang belum tercapai dan harapan baru di tahun 2013, yang belum ada didalam daftar harapan ditahun - tahun sebelumnya.

        Harapan menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah 

        harapan /ha·rap·an/ n 1 sesuatu yg (dapat) diharapkan: ia mempunyai ~ besar dapat memenangkan pertandingan itu; 2 keinginan supaya menjadi kenyataan: ~ ku agar ia kelak menjadi orang yg berguna bagi nusa dan bangsa; 3 orang yg diharapkan atau dipercaya: pemuda ~ bangsa;~ hidup 1 kemungkinan tetap hidup: ~ hidup korban pesawat yg nahas itu sangat tipis; 2 kemungkinan dapat hidup lebih lama;

        Misalnya harapan saya ditahun 2013 adalah
        1. Menjadi tenaga penjual terbaik di Jakarta pada awal triwulan kedua 2013 dan penghasilan bertambah sekitar 15-30 juta perbulan diwaktu yang sama. (bisa sudah tercapai atau belum ditahun 2012)
        2. Punya anak kedua ditahun ini (jika ditahun ini belum tercapai atau suatu harapan baru)
        3. Punya rumah sendiri LT. 100 m², LB. 60 m² di Jakarta Selatan pada bulan November 2013 (jika ditahun ini belum tercapai)
        4. Punya motor baru, merk Motor Indonesia 200 cc warna hitam metallic di semester pertama 2013 (jika ada harapan baru)
        5. Punya tabungan pendidikan untuk anak pertama saya di Asuransi P********l, dengan premi 6 juta rupiah per tahun dan rencana setor selama 15 tahun (sampai usia anak masuk S1), mulai bulan Januari 2013, agar lebih mudah dalam mengingatnya dan pengaturannya.
        PRIORITAS

        Dari keempat harapan saya diatas saya ingin harapan no. 1 saya menjadi prioritas pertama, prioritas kedua adalah harapan no. 5, disusul oleh harapan no. 4, kemudian No. 3. Harapan nomor 2 itu tergantung kapan dikasih sama Allah SWT saja.

        KEBUTUHAN

        Definisi kebutuhan menurut KBBI adalah:

        kebutuhan /ke·bu·tuh·an/ n yg dibutuhkan

        Kebutuhan dari harapan - harapan diatas terdiri dari pengembangan diri dan karir yang lebih baik, kebutuhan untuk memiliki keturunan, terpenuhinya kebutuhan primer (kepemilikan rumah) dan memiliki tabungan.

        Tidak semua harapan menjadi kebutuhan, karena kebutuhan sifatnya mandatory, yang artinya jika tidak terpenuhi maka dapat mengakibatkan sesuatu menjadi berjalan tidak normal atau sifatnya mengurangi (defisit), sedangkan harapan sifatnya optional, karena masih ada alternatif harapan lain yang bisa dijadikan pengganti dari harapan yang sudah disebutkan. Oleh karena itu harapan nomor 3 yang merupakan harapan baru, bisa saja ditunda ditahun berikutnya lagi untuk diwujudkan, terkecuali memang motornya sudah perlu untuk diganti.

        Terkahir, buatlah goal setting secara tertulis dan pasanglah di kamar tidur, di ruang/meja kerja atau ditempat - tempat yang tepat pada saat melakukan aktifitas sehari - hari.

        Mudah - mudahan bermanfaat dan selamat merancang.

        BONUS

        Download contoh table SMART

        Nama File: Contoh My 2013 Wishes.xlsx
        Ukuran : 22,9 KB
        Format : Microsoft Office Excel 2007 Workbook (.xlsx)

        "it's not what we do once in a while that shapes our lives, but what we do consistently" - Anthony Robbins
        Pin It!

        Wednesday, December 12, 2012

        Cerita Inspiratif Seputar Asuransi bag.4

        Satu setengah tahun yang lalu, saya pernah menawarkan asuransi di salah satu TK di kawasan Cirendeu Tangerang Selatan. Saya bertemu dengan beberapa ibu - ibu yang menunggu putra - putrinya di kantin didekat TK itu. Ibu - ibu itu duduk berkelompok, saya tertarik dengan kelompok ibu - ibu yang sedang tidak sedang makan dan membicarakan dan berbagi tentang perilaku anak - anak mereka. Setelah permisi, saya minta waktu dan kesediaan mereka untuk mengikut presentasi mengenai perencanaan keuangan keluarga dengan manfaat tunjangan pendidikan anak. Setelah memperkenalkan diri saya dan selama presentasi berlangsung, 2 dari ibu - ibu tersebut permisi untuk melihat anaknya dan satunya permisi untuk sarapan pagi dan tetap memisahkan diri walaupun saya sudah bilang kepadanya bahwa presentasi ini santai bisa disambi pada saat makan sekalipun.

        Akhirnya tinggal 3 orang yang mendengarkan presentasi saya, setelah presentasi saya melakukan dialog dengan ibu - ibu itu untuk mendapatkan harapan, kebutuhan dan prioritas mereka bagi putra - putrinya. Namun dari 3 ibu - ibu tersebut, hanya satu yang aktif menceritakan harapan, kebutuhan dan prioritas bagi anak - anaknya, ibu ini - sebut saja Mawar juga memiliki pengetahuan lebih tentang pengelolaan keuangan keluarga, yang ternyata latar belakang ibu ini selain pernah bekerja sebagai bagian dari department Finance dikantornya dan juga bersuamikan seorang HRD yang berususan dengan Compensation and Benefit disalah satu perusahaan pertambangan yang bersertifikasi CFP (Certified Financial Planner). Akhirnya saya sampai kepada pembuatan ilustrasi, saya mendapatkan 3 nilai premi bulanan yang diajukannya. Setelah menjelaskan ilustrasi dari ketiga pilihan premi itu, saya memberikan kartu nama dan meminta nomor telepon ibu muda itu untuk keperluan follow up beberapa hari kemudian.

        Setelah 2 hari, saya kembali kontak ibu itu. Dia minta waktu untuk membicarakan dengan suaminya dan menjanjikan akan mengabarkan hasilnya melalui Whatsapp messenger. Beberapa hari kemudian, pada saat saya prospekting di tempat lainnya, melalui Whatsapp ibu ini mengatakan bahwa dia tidak jadi mengambil asuransi untuk anaknya ini, karena suaminya keberatan dan alergi jika mendengarkan asuransi. Suaminya menyarankan agar uangnya diinvestasikan ke jenis investasi lainnya yang lebih liquid, yang dapat dicairkan kapanpun dan juga cukup menguntungkan.

        Besok paginya saya telpon ibu ini dan saya bilang bahwa usia anaknya ini sangat tepat untuk mendapatkan manfaat asuransi, terutama untuk asuransi pendidikan pada saat masuk SD, SMP, SMA dan S1-nya dan saya menawarkan solusi yang agak menyimpang sebenarnya, bagaimana jika dia tidak menceritakan kepesertaan asuransinya kepada suaminya, karena pertimbangannya, karena ibu ini masih memiliki penghasilan sendiri. Setelah beberapa minggu kemudian, ibu ini menghubungi saya, setuju dengan ide tersebut dan memutuskan untuk ikut asuransi dengan premi 6 juta per tahun. Segera saya meluncur ke kantornya untuk mendaftarkan asuransi dan mengambil persyaratan administratif sebagai persyaratan pengajuan asuransi jiwa. Dari data tersebut, saya baru tahu ternyata rumah tinggal ibu ini tidak jauh dari rumah saya dan jalan didepan rumahnya terbilang sering saya lewati.

        Setelah sekitar setahun kemudian, saya terkejut waktu melewati rumahnya, karena didepan pagarnya terdapat tenda dan bendera kuning (bendera sebagai tanda jika ada yang meninggal dunia di Jakarta). Setelah bertanya kepada orang - orang yang ada disekitar rumah itu bahwa ibu Mawar meninggal dunia karena kecelakaan pesawat terbang. Segera saya berinisiatif untuk menghubungi calon prospek saya yang janjian ketemu hari itu untuk mendapatkan ilustrasi asuransi, dengan urusan mengurus klaim meninggal salah satu klien saya.

        Setelah saya coba mencari tahu bagaimana cara menyampaikan asuransi kepada suaminya, saya cari seluruh dokumentasi polis atas nama Ibu Mawar ini. Keesokannya setelah saya dapatkan data ibu Mawar dan menyiapkan semua formulir klaim, saya beranikan datang kerumah kediamannya dan bertemu dengan orang tua dari ibu Mawar dan suaminya. Setelah saya jelaskan bahwa ibu Mawar ini punya asuransi, bapak Fulan menyangkal kalau istrinya memiliki asuransi dan meminta untuk tidak mengganggu keluarganya, karena sedang berkabung. Saya segera munjukkan print pengajuan polis atas nama anaknya yang bungsu, dia minta waktu untuk mencari polis yang disimpan istrinya dalam beberapa hari tapi tidak ditemukannya. Polis ini ditemukan setelah barang - barang istrinya, dibawa kerumah dan segera saya antar bapak Fulan ke kantor asuransi untuk proses klaim.

        Pada saat suami itu menerima santunan kematian dan kecelakaan sebesar hampir 300 juta rupiah, dia menangis sepanjang perjalanan sampai dirumahnya dan berkata kepada anak - anaknya, bahwa ini hadiah dari ibunya dan tekad keras ibunya untuk memberikan dukungan untuk pendidikan anaknya. Uang ini direncanakan untuk dimasukkan kembali sebagai investasi untuk pendidikan anaknya sebesar 100 juta rupiah dan sisanya disumbangkan kepada salah satu yayasan yatim piatu yang tidak jauh dari rumahnya.
        Pin It!

        Cerita Inspiratif Seputar Asuransi bag.3

        Pada saat canvassing, saya bertemu dengan ibu pemilik toko perabotan rumah tangga didekat salah satu pasar tradisional tersibuk di Jakarta Selatan. Waktu itu, toko sudah hampir tutup karena mereka buka hanya sampai jam 6 sore. Saya mengutarakan apa yang akan saya tawarkan dan menanyakan apakah keluarga mereka sudah diproteksi dengan asuransi.

        Si ibu mengatakan dengan cepat kalau semua keluarganya sudah memiliki asuransi dan pada saat itu juga si ibu dengan nada tinggi langsung menghardik saya dan mengatakan bahwa asuransi itu adalah penipu. Karena klaim asuransi suaminya ditempat yang sama dengan asuransi yang saya tawarkan ini, ditolak. Suaminya sudah habis 80 juta untuk pasang ring jantung di Malaysia dan tidak sepeserpun penggantian dari asuransi, Ibu tersebut meminta saya untuk pergi dan menyampaikan penyesalannya ikut asuransi.

        Antara penasaran dengan proses klaim yang diajukan oleh suami ibu tersebut dan niat saya untuk membantu proses klaim yang telah ditolak oleh asuransi membuat saya untuk tidak segera pergi dan menanggapi keluhannnya. Saya mencoba mendapatkan sela dimana si ibu bicara soal berapa uang yang telah dia keluarkan untuk pembayaran premi asuransi tiap bulannya yang ditotal sebesar 3 juta rupiah perbulan untuk memproteksi dia dan suaminya yang kira - kira berumur diatas 50 tahun tersebut. Si ibu menunjukkan struk - stuk pembayaran ATM yang di-staples dengan sangat rapi dan juga membuka salah satu amplop rekening koran (laporan perkembangan asuransi) yang terakhir untuk menunjukkan nilai tunai yang terbentuk dan dia juga mengeluhkan  nilai tunai yang lebih kecil dengan total modal yang dia sudah keluarkan. 

        Setelah merasa waktu yang tepat untuk bicara, saya meminta ibu tersebut untuk menunjukkan surat penolakan klaim, untuk mengetahui penyebab pasti kenapa proses klaim suaminya ditolak dan meminta ditunjukkan polisnya. Selama si ibu ini mencari polis dan surat penolakan klaim, suaminya keluar dengan kruk, dan menceritakan bagaimana dia di "pingpong" pada saat pengajuan asuransi dan sudah berapa banyak agen yang membantunya dan mengeluhkan dia merasa rugi dengan kepesertaan asuransi.

        Pada saat si ibu keluar, para karyawan menanyakan apakah tokonya mau ditutup, tapi si ibu bilang kita lembur dan toko biarkan terbuka dan beberapa karyawannya yang perempuan boleh pulang. Ini menjadi salah satu tekanan lain (selain waktu yang sempit, menjelaskan sambil berdiri dan emosi bapak dan ibu pemilik toko yang susah  untuk menerima penjelasan saya) buat saya, agar solusi yang saya berikan nanti dapat memuaskan mereka.

        Setelah melihat polis, saya menjelaskan bagaimana sang agen mereka membuatkan prioritas solusi terbaik bagi keduanya, pada saat ikut bapak ibu ini sudah cukup berumur sehingga prosentasi nilai proteksi asuransinya lebih besar ketimbang prosentase nilai investasinya dengan demikian maka pada saat terjadi suatu resiko, mereka akan mendapatkan suatu proteksi yang maksimal. Saya jelaskan juga bahwa berapa nilai premi umumnya untuk usia 45 tahun dan premi yang dibayarkan oleh mereka termasuk yang standar. Dengan penjelasan prosentasi itulah mereka dapat menerima dan puas dengan penjelasan saya, kenapa nilai investasi mereka kecil dan terlihat merugikan.

        Akhirnya saya masuk ke bagian akar masalah dari yang mereka alami, yaitu penolakan klaim. Setelah membaca surat penolakan tersebut, saya mendapatkan informasi bahwa pada saat mengajukan asuransi, suaminya tidak menyampaikan informasi yang benar bahwa sebelumnya dia telah pernah terkena serangan jantung dan pernah diopname di rumah sakit, ditambah pula dengan rumah sakit tempat suaminya berobat memasang ring ini bukanlah rumah sakit yang melakukan kerjasama dengan asuransi. Dari penjelasan saya ini, mereka dapat mengerti walaupun mereka tetap merasa dirugikan. Saya jelaskan bahwa konsultasi dengan agen yang saat itu membuatkan polis adalah suatu keharusan yang diikuti oleh klien agar tidak terjadi suatu kesalahpahaman atau tidak sampainya informasi penting yang harus diikuti oleh klien, padahal ketentuan - ketentuan ini dijelaskan secara detail didalam buku polis.

        Saya menambahkan bahwa mereka untuk mengurungkan niat untuk menutup asuransi mereka, karena selain masa setor mereka masih cukup lama sekitar 2 tahun lagi, juga mereka akan mendapatkan keuntungan lebih setelah masa setoran karena masa pertanggungan yang ada dipolis sampai dengan usia 65 tahun, walaupun mereka sudah tidak menyetor premi bulanan lagi. Saya juga menekankan bahwa nilai tunai yang terbentuk akan terus berkembang dan masa proteksi cukup digunakan untuk mendapatkan klaim, khususnya untuk pertanggungan dasar seperti kematian dan kecelakaan.

        Mereka akhirnya berterima kasih kepada saya, saya dihadiahi sebuah rice cooker dari tokonya dan sebelumnya mereka menawarkan komisi 10% dan dia mau membuatkan pernyataan secara tertulis diatas materai untuk komisi jika, klaim 80 juta tersebut keluar. Tapi melihat kasus yang ada, saya menjelaskan bahwa siapapun, mau pakai pengacara sekalipun, mereka tidak akan menang karena secara jelas klaim yang dilakukan oleh suaminya tersebut tidak sesuai dengan ketentuan dan informasi yang diberikan juga tidak benar sejak awal.

        Saya pulang dengan sebuah rice cooker dan rasa senang karena bisa membantu mereka keluar dari masalah dengan solusi yang sama - sama untung dan keluar dari masalah yang mereka tidak mengerti penyebabnya.
        Pin It!

        Cerita Inspiratif Seputar Asuransi bag.2

        Setiap melakukan canvassing, saya selalu mampir makan dan minum siang salah satu warung nasi langganan saya di Jakarta Selatan. Saya awalnya tidak berniat untuk menawarkan asuransi kepada pemilik warung makan ditempat ini. Namun karena saya sering membuat list prospek sambil makan siang atau menerima panggilan telepon yang berhubungan dengan asuransi. Secara tidak langsung, saya telah mempromosikan diri saya sebagai seorang agen asuransi

        Sampai suatu waktu saya berniat minum di warung makan itu lagi sampai larut malam untuk memenuhi janji bertemu dengan calon prospek yang rumahnya tidak jauh dari warung tersebut. Pada saat itu ibu pemilik warung, bertanya bagaimana caranya ikut menabung di asuransi? Apa saja manfaat yang akan dia dapat kalau ikut asuransi. Dengan semangat saya menjelaskan apa yang menjadi kebutuhan dari ibu tersebut, ternyata usut - punya usut, asuransi ini ditujukan untuk pendidikan anak tunggalnya. Saat itu anaknya baru duduk di bangku SMP kelas 2. Setelah saya jelaskan dan buatkan ilustrasinya diwarung itu, si ibu berniat untuk ikut asuransi dengan premi 1 juta per bulan.

        Saya bantu si ibu untuk mengambil dana pendidikannya waktu anaknya tersebut masuk SMA dan melanjutkan pendidikan S1-nya dan pada saat wisuda, saya diundang oleh ibu dan bapaknya untuk hadir dalam wisuda anaknya disalah satu ballroom di sebuah hotel di Jakarta Selatan. Pada saat itu, orang tua dari anak tersebut meminta saya dan istri berfoto bersama keluarganya dalam foto wisuda anaknya. Saya terharu dengan prestasi anak tukang warung nasi tersebut dan kini anaknya berniat melanjutkan mengambil S2-nya disalah satu universitas negeri di Depok dengan biaya yang terkumpul dari asuransi tersebut selama ini. Saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi keluarga tersebut dan sekaligus saya menyampaikan rasa bangga saya kepada keluarga kecil tersebut dalam memberikan dukungan kepada anak semata wayangnya itu dan kepada anaknya atas prestasi dan kesungguhannya dalam menggapai cita - cita dan masa depannya yang lebih baik.
        Pin It!

        Cerita Inspiratif Seputar Asuransi bag.1

        Cerita ini seperti yang diceritakan oleh salah satu agen saya bercerita tentang salah satu nasabahnya yang seorang tukang service AC.  Pekerjaannya bagus dan rapi serta sangat sopan. Awalnya hubungan kami hanya sebatas jual beli jasa, tetapi akhirnya menjadi akrab dan bersahabat. Setiap bertemu saya itu selalu berkata betapa pentingnya punya asuransi. Dengan menabung Bapak bisa punya proteksi jiwa, bisa gratis biaya rumah sakit dan kelak bisa punya pensiun. Begitulah kira - kira saya sering menawarinya. Saya tidak memaksa, maklum tukang service AC.

        Akan tetapi beberapa bulan kemudian ketika saya men-service AC lagi, dia berkata "Pak, saya mau menabung." Saya kaget, tapi segera saya buatkan tabungan yang tepat untuk dia dan pas dengan penghasilannya. "Tenang saja Pak, kalau segitu saya sanggup tiap bulan." Rupanya dia mengerti kekhawatiran saya.

        Beberapa bulan kemudian kebetulan AC kamar belakang saya rusak dan mau diganti. Saya telepon dia. "Ok, saya segera kesana begitu selesai disini, tapi agak lama. Saya sekarang lagi pasang AC hotel di Lampung." katanya.

        Seminggu setelah itu saya ditelepon istrinya. "Pak, saya Bu Nur, istrinya Pak Ahmad. Saya kok mendapat tagihan dari asuransi ya, Pak."

        Kemudian saya jelaskan bahwa Pak Ahmad memang menabung di asuransi.

        "Bukan, Pak. Dia kemarin meninggal mendadak di Lampung ketika lagi masang AC."

        Saat itu juga saya datangi rumahnya yang sangat sempit dengan ankanya yang luma orang. Setelah semua surat - suratnya lengkapm saya pun mengajukan klaim dan keluar.

        Saat saya bersama Bu Nur menerima klaim sebesar 100 juta, rasanya perasaan saya campur aduk, sedih dan senang. Uang 100 juta memang tidak terlalu besar, tapi bisa membantu Bu Ahmad dan keluarganya melanjutkan hidup.

        "Separuh saya gunakan modal, Pak! Sisanya akan saya tabung untuk sekolah anak - anak. Terima kasih ya, Pak." Beberapa tetes air mata Bu Nur sudah tumpah. Saat itu kaki saya gemetar karena haru dan gembira.

        Sumber: Agen Asuransi Nggak kaya. NGAPAIN AJA? (Wira Arjuna)
        Pin It!

        Seperti Apakah Pekerjaan Agen Asuransi itu?

        Kalangan muda saat ini cenderung memilih bekerja di dalam kantor, bekerja diruangan AC dan nyaman dengan resiko yang kecil serta menguntungkan. Memang tidak ada salahnya bekerja dikantor, dengan cita - cita dapat memiliki ruang kerja sendiri yang besar di kantor tersebut, karena di dunia ini banyak profesi - profesi yang berbeda yang sifatnya saling berhubungan dan menguntungkan antara suatu bisnis dengan bisnis lainnya.

        Namun pekerjaan sebagai agen asuransi, bukanlah sesuatu yang buruk. Pekerjaan para agen, sering diidentikan dengan pekerjaan kasar yang lebih banyak berada diluar ruangan, tidak memiliki gaji yang tetap, para agen adalah kumpulan dari orang - orang yang tidak memiliki kemampuan (skill) yang dianggap bisa bekerja atau mendapatkan pekerjaan di kantoran. Anggapan ini tidak semua benar, jika ada yang beranggapan seperti ini, biasanya orang tersebut adalah orang - orang yang belum tahu dengan bisnis asuransi dan cenderung diliputi dengan pemikiran - pemikiran negatif dan sebagian besar diantaranya memiliki pola pikir bahwa sukses hanya dilihat dari sisi materi saja.

        Pekerjaan agen disebut - sebut juga oleh para pakar finansial dan sosiolog sebagai pekerjaan dengan sebutan The Noble Job. Karena pekerjaan para agen, pada dasarnya adalah membantu orang lain dalam mengatur keuangan dan mencarikan solusi yang tepat bagi para klien-nya dalam mengontrol resiko yang mereka sudah alami sebelumnya.

        Agen Asuransi, Bekerja Membantu Orang Lain

        Agen itu ibarat sebagai penyambung mata rantai rejeki yang terputus, seperti cerita dibawah ini:

        Seorang Bapak yang memiliki peternakan sapi, berwasiat dalam surat warisannya bahwa pada saat dia meninggal nanti, maka anak - anaknya akan mendapatkan bagian - bagian sebagai berikut anak pertamanya akan mendapatkan 1/9 bagian dari keseluruhan sapi yang ada, anak kedua mendapatkan 1/3-nya dan anak bungsu yang belum memiliki penghasilan dan belum mampu hidup mandiri akan mendapatkan 1/2 dari semua sapi yang diwariskan. Orang tua tersebut berwasiat agar pembagian warisan nanti tidak memperbolehkan mereka untuk menyembelih sapi tersebut.

        Ketika orang tua tersebut meninggal, dia meninggalkan 17 ekor sapi. Dengan nilai yang ganjil ini maka susah bagi anak - anaknya tersebut dalam membaginya 1/9 dari 17 adalah 1,8 sapi, 1/3 dari 17 adalah 5,6 sapi dan 1/2 dari 17 adalah 8,5 ekor sapi. Dengan nilai hasil seperti ini, maka pembagian sapi menyebabkan mereka harus menyembelih sapi - sapi tersebut agar dapat genap dibagikan kepada ketiga anak tersebut.

        Akhirnya anak itu datang ke orang bijak yang ada dilingkungannya. Orang bijak tersebut menawarkan untuk menambahkan 1 ekor sapi kepada mereka. Sekarang total sapi sebanyak 18 ekor. Si sulung mendapatkan 1/9 dari 18 yaitu 2 ekor sapi, anak kedua mendapatkan 1/3 dari 18 yaitu 6 ekor sapi dan anak bungsu mendapatkan 1/2 dari 18 ekor yaitu 9 ekor sapi. Total 2 + 6 + 9 = 17 ekor sapi, sisa 1 ekor, yang dikembalikan kepada orang bijak tersebut. Fungsi agen asuransi itu sama dengan orang bijak tadi, yaitu memberikan solusi terhadap suatu harapan, kebutuhan dan prioritas kliennya.

        Agen Asuransi Bisa Kaya

        Berprofesi sebagai agen asuransi, tidak bisa kaya. Dari cerita sukses para agen asuransi yang ulet dan kreatif, saya mendapatkan pencerahan bahwa menjadi agen asuransi bukan hanya mendapatkan rejeki tahi macan saja, jika ditekuni dan dijakankan dengan pandai, akan sangat menjanjikan bagi para agen.

        Agen - agen baru dan lama dapat mengembangkan personality mereka dengan training - training yang dilakukan oleh pihak asuransi. Dari yang sifatnya teknis seperti teknik melakukan prospek, teknik negosiasi, teknik closing, teknik melakukan follow up dan teknik me-maintain klien sampai dengan teknik - teknik pengembangan pribadi seperti meningkatkan kemampuan berkomunikasi, pengetahuan pengelolaan keuangan pribadi, pengetahuan bisnis entrepreneur dan masih banyak lagi. Nilai training ini cukup mahal, jika harus didapatkan melalui jalur akademisi atau formil lainnya, silakan Anda mencari tahu sendiri.

        Komsi pribadi agen rata - rata berlaku selama 5 tahun dengan pembagian 30% - 35% untuk 2 tahun pertama dan 2% - 3% terhadap nilai premi bulanan atau triwulanan atau semesteran atau tahunannya. Komisi akan terus bertambah setiap bulan, jika produksi agen tersebut bertambah. Jadi, seorang agen asuransi akan mendapatkan kenaikan gaji setiap mendapatkan klien baru.

        Komisi overiding sebesar 2%-5% bagi agen yang menjadi leader dan memiliki team yang produktif.

        Komisi tahunan sebesar 10% dari total produksi selama setahun.

        Agen juga mendapatkan bonus wisata ke tempat - tempat wisata terbaik di dunia, dengan demikian jika seorang agen mampu menjadi terbaik atau mencapai target tertentu, maka mereka memiliki peluang untuk jalan - jalan ke luar negeri setiap bulannya.

        Agen juga mendapatkan kepuasan batin yang nilainya tidak bisa dihitung secara materi, agen bagi para klien memiliki keterikatan seumur hidup atau setidaknya seumur polis. Selama itu pula agen akan berinteraksi dalam memberikan bantuan kepada para klien-nya seperti membantu dalam menguruskan proses klaim berobat, proses klaim kematian, membantu mengurus tunjangan pendidikan anak - anak mereka dan menjadi konselor pribadi terutama konselor keuangan bagi para klien atau prospek. Ini tidak bisa dihitung dengan materi, jika dilakukan dengan secara tulus dan dari dalam hati.

        Inilah sebagian gambaran seorang agen asuransi yang ada dilapangan, bagaimana sekarang perspektif anda saat ini mengenai agen asuransi.

        Pin It!