Monday, July 21, 2014

Asuransi Prudential Raih Penghargaan Silver Champion

Jakarta - BPJS Kesehatan meraih penghargaan Gold Champion pada Indonesia WOW Brand 2014 untuk kategori Health Insurance. Penyerahan penghargaan ini dilakukan dalam acara Indonesia WOW Brand 2014 Government & Public Services Industry yang diselenggarakan oleh MarkPlus Insight dan Majalah Marketeers, Rabu (25/6) malam di Hotel Luwansa, Jakarta.

Direktur Hukum Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Purnawarman Basundoro yang mewakili BPJS Kesehatan menerima penghargaan yang diserahkan oleh Kepala BPOM RI, Roy A. Sparringa dan Chairman & Founder MarkPlus, Inc., Hermawan Kartajaya, Rabu (25/6) malam di Jakarta.

Selain BPJS Kesehatan, untuk kategori ini diberikan kepada Asuransi Prudential untuk Silver Champion dan Bronze Champion untuk Asuransi Bumiputera.

Fachmi Idris, Direktur Utama BPJS Kesehatan, sangat berterimakasih atas penghargaan ini dan berterima kasih kepada masyarakat Indonesia atas kepercayaannya sehingga BPJS Kesehatan dipilih sebagai asuransi kesehatan yang memiliki kredibilitas tinggi.

“Penghargaan ini menjadi cambuk untuk bekerja lebih giat lagi. Penghargaan ini buah dari kerja keras, tidak ada rekayasa, dan tanpa diduga sebelumnya,” katanya.

MarkPlus Insight pada tahun 2014 ini, kembali melakukan survei untuk mengukur popularitas dari kebijakan Instansi Layanan Publik yang ada di Indonesia dengan mengacu pada 5 aspek utama, yaitu : awareness, appeal, ask, act dan advocate.

Survei dengan metode random sampling ini dilakukan pada April sampai dengan Mei 2014 terhadap 1174 responden dengan rentang usia 25 – 50 tahun yang tersebar di 10 kota besar, yaitu : Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, Semarang, Denpasar dan Palembang.

“Untuk kategori ini kami melakukan survei ini dengan menggunakan metode phone survey dan random sampling terhadap 1174 esponden dari 10 kota besar di Indonesia. Responden merupakan masyarakat umum, bukan Pegawai Negeri/BUMN/TNI-POLRI dan mewakili masyarakat kelas ekonomi A hingga C” ujar Hermawan.

Penghargaan Indonesia WOW Brand 2014 kategori Public Services ini diberikan kepada instansi-instansi publik yang memiliki kredibilitas tinggi yang dinilai dari aspek-aspek seperti awareness yang baik di masyarakat, kebijakan instansi yang paling disukai publik, dan tingkat kepercayaan dan rekomendasi publik terhadap instansi tersebut.

MarkPlus menggunakan metode penghitungan Purchase Action Ratio (PAR) dan Brand Advocacy Ratio.

Sumber: http://m.detik.com/news/read/2014/07/15/150210/2637724/727/bpjs-kesehatan-raih-penghargaan-gold-champion-of-indonesia-wow-brand-2014-dari-markplus

Pin It!

Sunday, July 20, 2014

Teknik Tai Chi dan Penjualan

Tai Chi Chuan (Taijiquan) is an ancient Chinese "internal" or "soft" martial art often practiced for its health-giving and spiritual benefits; it is non-competitive, gentle, and generally slow-paced. [1] Contrary to the Western concept of "no pain, no gain" one hour of tai chi actually burns more calories than surfing and nearly as many as downhill skiing, so it's definitely a veritable workout. [2] But that's just one of the many benefits! By increasing strength, flexibility, body awareness and mental concentration, tai chi can improve your health, too.

Sumber: Wikihow

Yang paling berbeda dalam jurus - jurus yang ada pada seni beladiri asal Tiongkok ini dibandingkan seni beladiri lainnya adalah:
1. Gerak yang pelan dan tenang, serta
2. Penggunaan tenaga lawan untuk menyerang balik lawan.

Artikel kali ini bukan tentang bagaimana jurus - jurus itu dimainkan tapi bagaimana menggunakan teknik dan filosofi Tai Chi dalam hubungannya menjual suatu produk dan jasa.

Seperti yang umum dan lazim digunakan dalam menjual adalah aktif, penjual akan banyak melakukan serangan - serangan yang sifatnya represif kepada prospek. Tidak ada yang salah dengan teknik itu, tapi terkadang dalam menghadapi prospek yang beragam sifat dan latarbelakangnya kita tidak melulu harus represif, bisa - bisa prospek malah akan kabur, defensif atau malah antipati dengan pendekatan yang sedang kita lakukan.

Belajar dari para penjual - penjual yang sukses mereka malah sering "closing" hanya dengan mendengarkan keinginan dan harapan serta kebutuhan si prospek.

Kita menggunakan jurus Tai Chi ketika sedang mendengarkan mereka dan dengan bersamaan kita menangkap kebutuhannya atau titik lemah dari keberatan prospek terhadap produk atau jasa yang kita akan tawarkan dan diikuti dengan solusi dari poin - poin yang telah prospek sampaikan.

Contohnya pada saat prospek menyatakan keberatannya terhadap proses klaim asuransi yang sepengetahuan mereka sulit dan sering tidak ada realisasinya. Setelah informasi keberatan yang mereka terima kita bisa langsung menjawab pertanyaan tersebut dengan tepat menggunakan data - data aktual dan informasi - informasi seputar penolakan klaim yang prospek sampaikan.

Dengan cara seperti itu besar kemungkinan prospek merasa mendapat suatu informasi baru yang sebelumnya tidak mereka ketahui secara detail. Prospek akan bungkam atau bisa menggunakan alasan lainnya yang mereka ketahui dalam melakukan penolakan. Kita sebagai tenaga penjual tinggal mengulangi jurus - jurus Tai Chi yang sama terhadap semua penolakan atau keberatan atau informasi yang salah dan mengakhirinya dengan suatu serangan balik berupa solusi yang dapat menjawab langsung ke inti permasalahan.

Alhasil jika teknik Tai Chi yang kita lakukan selalu telak, bisa jadi prospek akan langsung Totally Knock-out.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat bagi kita semua.

Pin It!

Thursday, July 3, 2014

Maju Itu Tidak Bisa Sendirian

Bro & Sis, tentunya pernah dengar filosofi "2 kepala lebih baik dari 1" kan? Ini bukan kampanye terselubung pilpres dan tidak ada hubungannya sama sekali, kecuali dipaksakan begitu :)

Beberapa orang berpendapat  bekerja dengan lebih dari satu orang itu ajak membawa kita kepada fresh market.  Bukti filosofi ini bisa ditunjukkan dengan pesatnya perkembangan bisnis waralaba (franchise) atau bisnis lain yang berhubungan dengan teknik pemasaran melalui jaringan. Bahkan pada sistem perdagan tradisional atau konvensional, omzet penjualan bisa meningkat jika pedagang tradisional itu membuka cabang - cabang atau outlet - outlet baru.

Kalau saya pribadi berpendapat bahwa masing - masing orang punya jatah rejekinya sendiri - sendiri, sehingga dengan bekerja sama dengan banyak orang yang memiliki visi dan tujuan yang sama akan mampu mengumpulkan rejeki - rejeki tersebut menjadi satu dalam lingkup bisnis kita. Contoh populer misalnya dalam sehari kita dapat menjual makanan dalam 8 jam bekerja sebanyak 30 porsi, sekuat tenaga kita menjual dengan segala kemampuan kita yang terbatas seperti tenaga dan waktu mungkin hasilnya bisa mendongkrak penjualan kita sedikit lebih tinggi dari 30 porsi. Tapi jika kita berjualan dalam jaringan kita misalnya sebanyak 3 orang dengan waktu yang sama maka nilai pengali omzet kita semakin lebih banyak dan peningkatannya bisa sangat signifikan. Misalnya dari 3 orang mitra kita mampu menjual rata - rata 10 porsi dalam sehari maka omzet kita akan bertambah 100% atau dua kali lipat dari omzet prubadi kita dengan investasi waktu dan tenaga yang sama. Kalau ketiga mitra kita tersebut masing - masing mengajak 3 orang temannya untuk menjual makanan yang sama, maka omzet kita berlipat ^3 dari omzet pribadi kita.

Dari analisa sederhana ini dapat disimpulkan bahwa untuk maju kita harus rame - rame dan tidak bisa sendirian. Mari ajak kerabat dan rekan kita untuk maju bersama - sama.

Semoga bermanfaat bagi kita semua

Pin It!

Tuesday, April 22, 2014

Kenapa Jadi Agen Asuransi?

Cari sampingan yuk jadi agen asuransi! Kenapa sih walaupun sudah bekerja atau sedang kuliah perlu punya sampingan?

  1. Hidup adalah pilihan, mau pilih hidup enak, hidup susah, hidup pas – pasan, hidup yang berkembang dan maju atau hidup stagnan. Jika ditanya, manakah yang Anda akan pilih, melakukan suatu usaha/pekerjaan penting disaat tidak mendesak atau melakukan suatu usaha/pekerjaan penting disaat mendesak? Pernah mendapati situasi dimana kita melakukan sesuatu yang penting pada saat yang mendesak? Saya pernah, pada saat itu saya sudah tidak bekerja, uang tabungan terus menipis dan kebutuhan hidup terus berjalan dan bertambah naik, dalam kondisi seperti itu lebih sulit bagi kebanyakan dari manusia untuk bertindak menggunakan akal sehat, pada saat seperti itu akan lebih sulit untuk memulai wirausaha sehubungan dengan ketersediaan modal dan bersikap positif, oleh karenanya jika saat ini Anda sedang dalam kelapangan perlu juga mempersiapkan juga alternatif lainnya untuk menghadapi masa - masa sulit nantinya.
  2. Entrepreneurship. Pengalaman adalah guru yang terbaik, ilmu tidak hanya bisa didapat dari bangku akademik tapi bisa didapat kapan saja dan dimana saja terlebih di era informasi dan komunikasi global seperti era internet saat ini, ilmu dan informasi sangat cepat didapat. Namun yang lebih utama adalah penerapan ilmu yang kita miliki. Menjadi entrepreneur adalah salah satunya. Beberapa survey mencatat bahwa negara – negara maju memiliki entrepreneur diatas 5%, dimana diatas angka syarat suatu negara yang perekonomiannya sudah maju sebesar 2%. Indonesia baru memiliki jumlah entrepreneur sebesar 1,6% dari 240 juta penduduk. Di Singapura tercatat sebesar 7,2% dan Jepang 10% dari total penduduknya. Saat ini komposisi profesi yang terdapat di Indonesia terdiri dari Buruh/Karyawan sebesar 87%, PNS dan TNI sebanyak 3,8%, Entrepreneur sebanyak 8% dan lain – lain sebanyak 1,2%. Menjadi agen asuransi adalah salah satu profesi pilihan yang sebagian besar cenderung kepada entrepreneurship. Para agen secara tidak langsung dapat memiliki bisnis mereka sendiri dengan cara bermitra  kepada perusahaan asuransi dan bertanggungjawab secara pribadi terhadap kesuksesan bisnis mereka sendiri.
  3. Menyalurkan minat dan jiwa sosial dengan membantu memberikan solusi keuangan kepada perorangan, keluarga atau suatu instansi. Menjadi agen asuransi tidak hanya melulu tentang uang komisi, bonus produksi, bonus jalan – jalan tapi juga secara tidak langsung membangu klien bahkan prospek yang belum menjadi klien dalam memilih solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, bahkan tidak hanya solusi keuangan saja tapi juga membantu klien dalam urusan kesehatan mereka, memberikan solusi proteksi jiwa, manfaat rawat inap, proteksi sakit kritis, proteksi kecelakaan dan beberapa manfaat kesehatan lainnya. Dalam sistem asuransi syariah pun, klien sudah dipungut sebagian hartanya untuk donasi dengan dikenakannya iuran tabbaru’, yang saat ini digunakan sebagai jaminan jika perusahaan asuransi tidak mengalami surplus atau sebaliknya digunakan sebagai nilai tambah dengan adanya surplus sharing.
  4. Financial Freedom. Pengertian ini banyak sekali diartikan secara berbeda – beda. Pada hakekatnya financial freedom mengacu pada keadaan dimana seseorang dianggap telah terbebas dari masalah financial, merekapun disebut sebagai wealthy person. Masalah keuangan akan tetap ada karena itu termasuk dalam komponen kehidupan yang disebut resiko, namun bagi seorang wealthy person, masalah itu dapat diatasi tanpa menimbulkan suatu masalah lain pada saat itu dan masa yang akan datang. Mudahnya menyelesaikan masalah tanpa masalah. Sistem network marketing yang diterapkan dalam pengembangan bisnis asuransi ternyata mendukung seseorang dan banyak orang yang sukses dalam bisnis ini menjadi seorang wealthy person, bahkan sebagian besar dari mereka dapat mewariskan bisnis mereka tersebut kepada ahli waris dan keturunannya.
  5. Self-motivator. Sepanjang pengalaman dan pengetahuan saya, banyak motivator – motivator yang memiliki latarbelakang dan profesi sebagai agen asuransi. Kenapa? Karena agen – agen yang sukses dengan melalui jalan yang lurus memiliki kepribadian yang baik seperti disiplin, semangat/etos kerja yang baik, penjualan, service excellence, team building, penerapan manajemen waktu yang efektif dan konsisten, mampu mengembangkan pribadinya menjadi pribadi uang multitalenta. Siapa saja contohnya Merry Riana, Wira Arjuna dan masih banyak lagi. Namun dari sekian banyak motivator, hanya ada satu motivator terbaik di dunia yaitu diri sendiri. Inilah yang dipupuk oleh para agen asuransi dalam kebutuhan pengembangan bisnis dan pribadinya.

Ingin segera memiliki side job dan pengembangan pribadi terutama di dunia financial, marketing dan sales, daftar disini: http://goo.gl/g1132s


Pin It!

Friday, April 11, 2014

Anjuran Islam Dalam Mempersiapkan Warisan

Apakah kita telah mempersiapkan segala sesuatunya dalam menghadapi kematian? Ada pepatah yang menyatakan bahwa "Orang yang paling pintar adalah orang yang mempersiapkan dirinya menghadapi kematian".

Dan berikut kutipan ayat suci Al Quran yang menyarankan kepada kita sebagai manusia dalam mempersiapkan warisan bagi keluarga yang akan ditinggalkannya.

Sapi Betina (Al-Baqarah):240 - Dan orang-orang yang akan meninggal dunia di antara kamu dan meninggalkan isteri, hendaklah berwasiat untuk isteri-isterinya, (yaitu) diberi nafkah hingga setahun lamanya dan tidak disuruh pindah (dari rumahnya). Akan tetapi jika mereka pindah (sendiri), maka tidak ada dosa bagimu (wali atau waris dari yang meninggal) membiarkan mereka berbuat yang ma'ruf terhadap diri mereka. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Banyak cara untuk mempersiapkannya seperti bekerja untuk mendapatkan penghasilan, menabung, membeli aset atau berinvestasi.

Semoga kita telah tergerak hatinya dan menyegerakan sesuatu yang terbaik bagi keluarga yang kita sayangi.

Pin It!

Saturday, April 5, 2014

Famous Failures

Video yang sangat memberikan inspirasi. Video ini membuktikan bahwa siapa saja bisa menjadi seorang yang sukses dan berprestasi, jangan takut salah dan jangan cepat menyerah. Selamat menonton.



Pin It!

Wednesday, March 19, 2014

Kenapa Kita Butuh Agen Asuransi?

Satu kalimat yang bisa menjawab pertanyaan "Kenapa Kita Butuh Agen Asuransi?" Adalah agen asuransi yang baik dan profesional akan membantu memilihkan produk - produk asuransi yang paling dekat dengan kebutuhan klien dan menjadi seorang perencana keuangan yang mengerti apa yang dengan susah payah klien kumpulkan menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan menguntungkan.

Seperti Anda berada di pasar swalayan dan Anda sedang bingung memilih produk yang terbaik dari sekian banyak pilihan produk yang sama atau Anda baru pertama kali datang ke pasar swalayan dan Anda tidak tahu dimana letak produk yang sedang Anda cari sedangkan Anda sedang terburu - buru, maka Anda akan dibantu oleh Sales Promotion Girl yang akan memilihkan atau menunjukkan lokasi produk yang Anda cari.

Agen asuransi tidak hanya menawarkan produk asuransi kepada prospek tapi juga memberikan solusi keuangan kepadanya, pelayanan purna jual seperti klaim, pengkinian data klien, review polis dan masih banyak lagi. Manfaat ini akan klien dapatkan dari seorang agen asuransi.

Oleh karena itu, bagi Anda yang tahu benar bagaimana menghargai apa - apa yang sudah dengan susah payah Anda upayakan  Anda bisa tanya Agen Asuransi dan sekaligus seorang Perencana Keuanga.

Selamat berinvestasi

Pin It!

Tuesday, October 22, 2013

Mizz&Mazz Asuransi Indonesia 2013

Bagi mahasiswi atau mahasiswa seluruh Indonesia dalam rangka "Insurance day 2013"

Pin It!

Wednesday, September 25, 2013

Perbandingan Manfaat Asuransi dengan Deposito

Dari pengalaman saya menawarkan asuransi terkait investasi (unitlink), masih banyak masyarakat (investor) yang memilih menyimpan uang di deposito. Memang tidak ada salahnya investor menentukan pilihannya untuk menyimpan uangnya di deposito, namun dalam kesempatan ini saya berniat menyampaikan ilustrasi perbandingan keuntungan antara menyimpan uang di deposito dan unitlink. Tentu lebih baik dan sudah sewajarnya seorang investor mengetahui pilihan yang lebih baik dari apa yang mereka ketahui selama ini, namun pada akhirnya, keputusan terakhir saya kembalikan kepada para investor itu sendiri.

Unitlink Memiliki Manfaat Pengembalian Nilai Tunai Yang Lebih Baik


Nilai tunai deposito 12 juta selama 10 tahun

Nilai Tunai Unitlink 12 juta selama 10 tahun

Dari 2 ilustrasi diatas saya membandingkan seorang investor yang menyimpan uang sebesar 12 juta rupiah selama 10 tahun pada deposito dan unitlink. 

DEPOSITO
Nilai tunai yang terbentuk di deposito sebesar Rp. 21 juta rupiah yang nanti pada saat penutupan akan dikenakan potongan biaya administrasi dan pajak.

UNITLINK
Nilai tunai yang terbentuk di unitlink sebesar 42 juta rupiah (perkiraan tertinggi) atau 26 juta rupiah (perkiraan sedang), yang nanti pada saat penutupan tidak akan dikenakan potongan pajak dan biaya administrasi sudah dipotong ditahun pertama saja sebesar 5%.

Dari keuntungan nilai tunai ini dapat disimpulkan bahwa investasi di unitlink lebih menguntungkan ketimbang deposito. Skor sementara Unitlink vs Deposito = 1:0.

Investasi Melalui Unitlink Bebas Pajak, Sedangkan Deposito Tidak

DEPOSITO
Investasi pajak untuk tabungan dan deposito sebesar 20%. Berarti jika nilai tunai deposito selama sepuluh tahun sebesar 21 juta rupiah maka, mereka harus bayar pajak sebesar 4,2 juta rupiah, jadi uang yang dibawa pulang tinggal 16,8 juta rupiah.

UNITLINK
Berdasarkan Undang - Undang, hasil investasi unitlink tidak akan dikenakan pajak penghasilan jika telah mencapai usia 3 tahun keatas. Jadi jika nilai tunai yang terbentuk selama 10 tahun sebesar 43 juta rupiah, maka uang sebesar itulah yang dibawa pulang.

Dasar hukum: Undang - undang No. 10 Tahun 1994, tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983. Tentang Pajak Penghasilan Sebagaimana Telah Diubah Dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1991, pasal 4, ayat 3 butir e dan g yang masing - masing berbunyi Yang tidak termasuk sebagai Obyek Pajak adalah: 
e. pembayaran dari perusahaan asuransi kepada orang pribadi sehubungan dengan asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, asuransi jiwa, asuransi dwiguna, dan asuransi bea siswa; 

g. iuran yang diterima atau diperoleh dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan Menteri Keuangan, baik yang dibayar oleh pemberi kerja maupun pegawai, dan penghasilan dari modal yang ditanamkan dalam bidang-bidang tertentu yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. 

Yang diperbaharui di Undang - undang No. 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan, pasal 3 ayat 3 butir e dan g. Kebijakan ini diambil oleh pemerintah Indonesia untuk mendukung iklim investasi khususnya asuransi.

UU 10 Tahun 1994 bisa di Download disini

Skor sementara Unitlink vs Deposito = 2:0

Unitlink Memiliki Manfaat Tambahan

Selain investasi, sesuai dengan namanya unitlink memiliki manfaat tambahan yaitu adanya pertanggungan kematian atau asuransi jiwa yang nilainya mencapai 125% dari nilai awal investasi, Jadi kalau menyimpan uang di unitlink sebesar 12 juta rupiah maka besarnya proteksi kematian sejumlah 15 juta rupiah atau seandainya 100 juta rupiah, maka besarnya proteksi sejumlah 125 juta rupiah. Skor akhir Unitlink vs Deposito = 3:0




Semoga informasi ini dapat memberikan penjelasan bagi para investor atau calon investor dalam memilih tempat investasi yang lebih menguntungkan.

Selamat berinvestasi!
Pin It!

Saturday, July 13, 2013

Jual Sisir ke Biksu

Jika perusahaan dimana anda bekerja, adalah sebuah perusahaan pembuat SISIR, memberi tugas untuk menjual sisir pada para biksu di wihara (yang semua kepalanya gundul) -- Bisakah anda melakukannya? Apa jawaban anda ?

  1. Tidak mungkin, itu mustahil.
  2. Gile.
  3. Aku akan sekali mencoba untuk melaksanakan instruksi bos saya.
  4. Baiklah, saya akan coba.
  5. Ya, saya pikir bisa menjualnya (5 buah, 10 buah, 50 buah atau lebih, sebutkanlah jumlahnya).
85% kesuskesan itu adalah karena SIKAP dan 15% adalah karena kemampuan.
SIKAP itu lebih penting dari kepandaian, keahlian khusus dan keberuntungan.

Pilih satu jawaban dan baca tulisan di bawah untuk meilhat apakah anda termasuk orang yang berjiwa sukses atau tidak.

Cerita : MENJUAL SISIR PADA BIKSU 


Ada sebuah perusahaan "pembuat sisir" yang ingin mengembangkan bisnisnya, sehingga management ingin merekrut seorang sales manager yang baru. 

Perusahaan itu memasang IKLAN pada surat kabar. Tiap hari banyak orang yang datang mengikuti wawancara yang diadakan ... jika ditotal jumlahnya hampir seratus orang hanya dalam beberapa hari. 

Kini, perusahaan itu menghadapi masalah untuk menemukan calon yang tepat di posisi tersebut. Sehingga si pewawancara membuat sebuah tugas yang sangat sulit untuk setiap orang yang akan mengikuti wawancara terakhir. 

Tugasnya adalah : Menjual sisir pada para biksu di wihara. 
Hanya ada 3 calon yang bertahan untuk mencoba tantangan di wawancara terakhir ini. (Mr. A, Mr. B, Mr. C) 

Pimpinan pewawancara memberi tugas : 
"Sekarang saya ingin anda bertiga menjual sisir dari kayu ini kepada para biksu di wihara. Anda semua hanya diberi waktu 10 hari dan harus kembali untuk memberikan laporan setelah itu." 


Setelah 10 hari, mereka memberikan laporan. 

Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. A : 
"Berapa banyak yang sudah anda jual?" 
Mr. A menjawab: "Hanya SATU." 
Si pewawancara bertanya lagi : "Bagaimana caranya anda menjual?" 
Mr. A menjawab: 
" Para biksu di wihara itu marah-marah saat saya menunjukkan sisir pada mereka. Tapi saat saya berjalan menuruni bukit, saya berjumpa dengan seorang biksu muda - dan dia membeli sisir itu untuk menggaruk kepalanya yang ketombean."

Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. B : 
"Berapa banyak yang sudah anda jual?" 
Mr. B menjawab : "SEPULUH buah." 
"Saya pergi ke sebuah wihara dan memperhatikan banyak peziarah yang rambutnya acak-acakan karena angin kencang yang bertiup di luar wihara. Biksu di dalam wihara itu mendengar saran saya dan membeli 10 sisir untuk para peziarah agar mereka menunjukkan rasa hormat pada patung sang Buddha." 

Kemudian, Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. C : 
"Bagaimana dengan anda?" 
Mr. C menjawab: "SERIBU buah!" 
Si pewawancara dan dua orang pelamar yang lain terheran-heran. 
Si pewawancara bertanya : "Bagaimana anda bisa melakukan hal itu?" 
Mr. C menjawab: 
"Saya pergi ke sebuah wihara terkenal. Setelah melakukan pengamatan beberapa hari, saya menemukan bahwa banyak turis yang datang berkunjung ke sana . Kemudian saya berkata pada biksu pimpinan wihara, 'Sifu, saya melihat banyak peziarah yang datang ke sini. Jika sifu bisa memberi mereka sebuah cindera mata, maka itu akan lebih menggembirakan hati mereka.' Saya bilang padanya bahwa saya punya banyak sisir dan memintanya untuk membubuhkan tanda tangan pada setiap sisir sebagai sebuah hadiah bagi para peziarah di wihara itu. Biksu pimpinan wihara itu sangat senang dan langsung memesan 1,000 buah sisir!"

MORAL DARI CERITA 

Universitas Harvard telah melakukan riset, dengan hasil : 

Dengan kata lain, pengetahuan profesional hanya menyumbang 15% dari sebuah kesuksesan seseorang dan 85% adalah pemberdayaan diri, hubungan sosial dan adaptasi. Kesuksesan dan kegagalan bergantung pada bagaimana sikap kita menghadapi masalah. 

Dalai Lama biasa berkata : "Jika anda hanya punya sebuah pelayaran yang lancar dalam hidup, maka anda akan lemah. Lingkungan yang keras membantu untuk membentuk pribadi anda, sehingga anda memiliki nyali untuk menyelesaikan semua masalah." 

"Anda mungkin bertanya mengapa kita selalu berpegah teguh pada harapan. Ini karena harapan adalah : hal yang membuat kita bisa terus melangkah dengan mantap, berdiri teguh - dimana pengharapan hanyalah sebuah awal. Sedangkan segala sesuatu yang tidak diharapkan .... adalah hal yang akan mengubah hidup kita." Meredith Grey, Grey's Anatomy - Season 3 

Ingatlah, saat keadaan ekonomi baik, banyak orang jatuh bangkrut. Tapi saat keadaan ekonomi buruk, banyak jutawan baru baru yang bermunculan. Jadi, dengan sepenuh hati terapkanlah SIKAP kerja yang benar 85%. Semoga sukses !"

Pin It!

Thursday, July 11, 2013

Kenapa Mereka Menolak Memiliki Asuransi?

Sebagian besar teman - teman dekat saya, ketika saya ajak untuk melindungi kehidupan keluarganya dimasa depan atau merencanakan pendidikan bagi anak - anaknya atau menginvestasikan uang mereka melalui asuransi, mereka akan segera menjauh dari saya seperti seolah - olah saya mengidap penyakit menular. Padahal dalam kehidupan pertemanan, pada saat kita nongkrong dan curhat itu saja, kita juga telah memanfaatkan teman kita untuk mendengarkan apa yang menjadi beban pikiran dan perasaan kita kepada mereka. Mereka tidak sadar bahwa mereka sedang dimanfaatkan, namun dalam cara yang baik tentunya. Jika demikian, dimana dengan perbedaannya pada saat saya menawarkan asuransi? Kenapa mereka menolak. Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa banyak diantara orang - orang yang ada di Indonesia menolak memiliki asuransi.

Tidak Punya Uang. Kebanyakan teman - teman saya yang saya cintai ini mengaku tidak punya uang lebih untuk memiliki asuransi, beberapa diantara mereka juga sudah saya tawarkan dan mencoba financial clinic untuk mengetahui cash flow mereka dalam satu bulan. Dari hasil pemeriksaan cash flow ini tidak sedikit dari mereka sebenarnya bisa memiliki uang cadangan seandainya saya mereka bisa lebih memprioritaskan kebutuhan - kebutuhan hidup mereka dan mengurangi pengeluaran impulsif yang tidak bersifat urgen. Yang paling nyata saja, saya mendapati teman saya menghabiskan uang untuk membeli rokok hampir 900 ribu rupiah dalam sebulan. That's a big amount if you can save it in a right way! Atau untuk teman - teman wanita saya bisa menghabiskan jutaan rupiah setiap bulannya untuk membeli pakaian. Come on girls, you will not gonna die if you didn't have new clothes only for 1 or 2 months.

Dari hasil financial clinic itupun, saya dapat memberikan beberapa pilihan jumlah premi dan jumlah manfaat asuransi yang fair dengan uang cadangan yang mereka miliki sehingga tidak akan memberatkan mereka dalam membayarkan premi di kemudian hari, karena saya tetap menyisakan uang cadangan mereka untuk disimpan di bank atau dompet mereka sebagai dana darurat.

Riba. Beberapa diantara teman saya yang mengerti manfaat menabung sempat mengajukan argumentasi bahwa jenis investasi melalui asuransi atau perbankan itu sarat dengan riba. Saya setuju dengan pendapat mereka dan saya sebagai seorang muslim menyakini hal ini. Oleh karena itu saya menawarkan pilihan asuransi syariah yang tentu lebih bersih dan sesuai dengan syar'i ketimbang produk asuransi konvensional. Konsep asuransi syariah mengedepankan konsep keuangan yang:
  1. Memberikan win - win solution kepada pengelola dana investasi (perusahaan asuransi) dan investor melalui akad wakalah dimana pihak pengelola investasi hanya mendapatkan biaya pengelolaan dana saja dan tidak mengambil biaya lain - lain untuk keuntungan pengelola.
  2. Memberikan keamanan dan memberikan solusi jika terjadi kerugian dengan adanya iuran tabbaru', yang juga dikenal dengan risk sharing. Beban resiko yang timbul tidak menjadi tanggung jawab pengelola investasi tapi ditanggung bersama - sama oleh investor dengan iuran tabbaru.
  3. Memperhatikan pengalokasian dana investasi yang terkumpul untuk dikembangkan ke sektor - sektor yang tidak ada sangkut pautnya dengan riba, gharar (tidak pasti untung atau rugi) dan maisir (perjudian, ada pihak - pihak yang rugi). Sesuai arahan dari Dewan Syariah Nasional dan MUI, pengalokasian dana investasi digunakan kepada sektor - sektor riil yang fundamental seperti infrastruktur, industri kimia dan dasar, manufaktur, jasa dan perdagangan yang halal, tidak dialokasikan di sektor keuangan seperti perbankan, saham dan money game lainnya.
  4. Menerapkan keuntungan bagi hasil menggunakan akad mugharabah, yang memberikan solusi yang realistis bagi pengelola investasi untuk memberikan keuntungan kepada investor dengan cara - cara yang masuk akal dan realistis. Pada sistem ekonomi konvensional, pada pengelola investasi pada umumnya melalukan pembagian keuntungan kepada investor dengan menerapkan suku bunga yang sifatnya tetap (flat) untuk periode tertentu, padahal pada kenyataannya investasi uang tersebut atau keuntungan perdagangan sifatnya tidak selalu untung.
Produk - produk asuransi syariah juga sudah banyak variannya, contoh produk - produk asuransi syariah bisa dilihat disini.


Tidak percaya. Kalau namanya teman dekat, mereka tentu percaya kepada saya tapi sebagian dari mereka juga ada yang tidak percaya dengan saya (bisa dari kemampuan saya dalam memberikan solusi yang terbaik) dan juga tidak percaya kepada perusahaan asuransi dengan latar belakang mereka yang beraneka ragam dan lebih parahnya lagi ketidakpercayaan mereka ini disebabkan hanya dari mendengar saja dan tidak mereka alami langsung dan pada akhirnya mereka terima bulat - bulat sebagai suatu keyakinan atas pembenaran terhadap kekacauan atau kebobrokan perusahaan - perusahaan asuransi di Indonesia. 

Saya tidak menyangkal bahwa ada perusahaan - perusahaan asuransi yang salah urus (mismanage), terlebih lagi pada perusahaan - perusahaan asuransi pada jaman dahulu dimana jumlah perusahaan asuransi belum sebanyak sekarang sehingga arogansi dan kualitas pelayanan yang buruk karena mungkin merasa tidak memiliki saingan dan pengetahuan masyarakat terhadap asuransi masih jauh dibawah yang mereka tahu. Namun sekarang perusahaan asuransi sudah banyak, masing - masing perusahaan asuransi sebagai suatu perusahaan komersil yang mencari keuntungan akan bersaingan memberikan produk atau jasa yang terbaik dan kompetitif dengan perusahaan asuransi sejenis lainnya. Regulasi dari pemerintah juga membantu menertibkan dan menstandarisasi operasional perusahaan - perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi yang tidak berjalan sesuai diluar regulasi dapat ditindak dan dicabut ijin usahanya. Masyarakat diharapkan juga dapat untuk mengetahui dengan baik aturan main yang telah mereka sepakati bersama pada saat pengajuan asuransi dan mengetahui prosedur klaim dan penyebab - penyebab klaim yang bisa ditolah (lebih lanjut klik disini)

Dana tidak bisa digunakan sewaktu - waktu dalam waktu dekat. Inilah pemahaman yang kurang dari masyarakat terhadap investasi yang terdapat di asuransi (unitlink). Investasi melalui unitlink adalah jenis investasi jangka panjang yang berbeda dengan saham atau perbankan yang dananya dan investasinya lebih banyak dimanfaatkan untuk jangka pendek. Investasi melalui unitlink menerapkan biaya akuisisi dalam waktu tertentu sehingga nilai investasi yang terbentuk akan lebih kecil dibandingkan dana yang telah diinvestasikan oleh peserta asuransi atau investor. Itulah kenapa jika dana investasi ditarik pada waktu - waktu tersebut, terlihat seperti lebih merugikan investor atau peserta asuransi. Namun saat ini perusahaan - perusahaan asuransi besar juga melayani para peserta asuransi untuk menarik sebagian dananya dengan memberikan persyaratan - persyaratan yang kooperatif sehingga tidak mengakibatkan kerugian bagi kedua belah pihak kedepannya.

Ribet. Itu dulu, sekarang tidak. Dengan adanya sistem informasi, prosedur standar, kerjasama dengan pihak perbankan maka mulai dari proses pengajuan, underwriting, pembayaran premi lanjutan hingga klaim menjadi lebih mudah. Penjelasan asuransi yang tidak ribet sudah pernah dipublikasikan sebelumnya, silakan lihat disini

Bukan Kebutuhan Pokok (Primer). Memang masing - masing orang atau keluarga memiliki prioritas yang berbeda - beda, ada yang mengutamakan kepemilikan rumah dulu, ada yang mengutamakan modal usaha dulu dan lain sebagainya. Asuransi bisa menjadi kebutuhan pokok untuk semua lapisan masyarakat. Itulah kenapa program - program sosial pemerintah banyak yang menitikberatkan kepada tunjangan sosial dan tunjangan kesehatan untuk rakyat, karena pemerintah melihat kesehatan dan kesejahteraan rakyat dapat menyebabkan kerugian atau hambatan dalam pembangunan negara misalnya.  Negara juga memberikan insentif kepada para investor, termasuk peserta asuransi unitlink (terkait dengan investasi) dengan membebaskan pajak terhadap hasil pengembangan investasi, dengan salah satu tujuannya agar rakyat Indonesia makin banyak yang berinvestasi. Sama dengan pemerintah, pada ruang lingkup keluargapun, kepemilikan asuransi juga dapat menjadi prioritas karena dapat menganggu stabilitas dan membantu mengatur perencanaan keuangan keluarga terutama jika si pencari nafkah sudah tidak dapat lagi memberikan kontribusi untuk mencukupi kebutuhan hidup yang disebabkan oleh sakit kritis misalnya. Intermezzo saja bahwa 98% penyebab kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit kritis, coba temukan kebenarannya dengan mengingat - ingat penyebab kematian dalam keluarga besar Anda, jika tidak ditemukan adanya penyebab kematian yang dikarenakan sakit kritis berarti keluarga Anda termasuk yang 2%-nya. Itulah kenapa kepemilikan asuransi dapat menjadi kebutuhan pokok.

Ketakutan tidak bisa lancar membayar premi. Pada pruduk asuransi non tradisional seperti unitlink, telah banyak yang memberikan solusi kemudahan bagi para peserta asuransi agar tetap menerima manfaat sampai dengan akhir masa pertanggungan. Salah satu diantaranya dengan adanya fitur Cuti Premi. Cuti premi adalah fitur dimana peserta asuransi yang masih berkewajiban untum membayar premi selama masa setor (para kontributor) untuk terbebas dari kebawajiban tersebut dikarenakan sesuatu yang diluar kontrol mereka seperti kehilangan pekerjaan atau mendapatkan musibah, walaupun perusahaan asuransi tidak menjadikan faktor peneyebab kesulitan pembayaran sebagai suatu persyaratan untuk dapat memanfaatkan fitur Cuti Premi. Di Prudential, cuti premi bisa dimanfaatkan pada bulan ke-25 (awal tahun ketiga) dan jika sudah terbentuk nilai tunai (investasi). Nilai tunai yang terbentuk itulah yang nantinya digunakan untuk menutupi biaya asuransi dan peserta asuransi wajib untuk menyetorkan pembayaran premi jika nilai tunai hampir habis untuk menghindari lapsed (polis hangus atau batal) atau jika terjadi klaim. Klaim tidak bisa dilakukan jika kewajiban premi masih ada yang terhutang.

Solusi lainnya yang kebanyakan tidak dianjurkan oleh tenaga pemasaran atau agen asuransi adalah melakukan penurunan nilai premi dengan pertimbangan atas menurun atau melambatnya pembentukan nilai tunai yang dapat merugikan pihak konsumen. Namun hal ini bisa menjadi alternatif, jika peserta asuransi mengharapkan agar tetap dapat menikmati manfaat asuransi yang ada.

Sudah punya asuransi dari tempat bekerja. Adalah suatu kewajiban perusahaan untuk memberikan hak kesejahteraan sosial bagi karyawannya, salah satunya dengan memberikan jaminan kesejahteraan dan kesehatan melalui asuransi. Namun para karyawan juga disarankan untuk memiliki asuransi secara pribadi, kenapa? Karena asuransi yang diberikan oleh perusahaan juga memiliki limit uang pertanggungan dan hanya bisa dinikmati jika kita masih bekerja di perusahaan tersebut. Parahnya, banyak dari karyawan yang tidak tahu secara pasti berapa besar uang pertanggungan yang mereka dapat untuk rawat jalan atau rawat inap, sehingga pada saat terjadi klaim, tidak sedikit karyawan yang harus membayar kekurangan bayar yang disebabkan oleh overlimit. Untuk mengetahui apa saja dan berapa besar manfaat yang mereka terima, bisa dilihat di buku peraturan perusahaan atau dengan menghubungi bagian HRD atau kepegawaian.

Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Pin It!

Sunday, July 7, 2013

Data Gempa di Semester Pertama 2013

Indonesia adalah salah satu negara yang rawan gempa bumi terbesar di dunia karena dilintasi oleh 3 lempengan tektonik dari timur ke barat wilayah Indonesia.

Berikut informasi gempa di Indonesia berdasarkan data Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (InaTEWS) BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA dari 19 Februari sampai dengan 6 Juli 2013.

Urutan berdasarkan Pulau




Sumatera dan Maluku adalah pulau/kepulauan yang paling banyak mengalami gempa, baru kemudian diikuti oleh Sulawesi, Papua dan Jawa.
  1. Kekuatan gempa di Sumatera  berukuran 5.1 SR sebanyak 6x dan gempa tertinggi berukuran 6.2 SR
  2. Kekuatan gempa di Maluku berukuran 5 SR sebanyak 6x dan gempa tertinggi berukuran 6.4 SR
  3. Kekuatan gempa di Sulawesi berukuran 5 SR sebanyak 4x dan gempa tertinggi berukuran 5.8 SR
  4. Kekuatan gempa di Papua berukuran 5.2 SR sebanyak 4x dan gempa tertinggi berukuran 7.2 SR
  5. Kekuatan gempa di Jawa berukuran 5.1 SR sebanyak 3x dan gempa tertinggi berukuran 6.5 SR



Urutan berdasarkan Propinsi



Maluku, Papua dan Nangroe Aceh Darussalam adalah 3 propinsi yang paling banyak mengalami gempa.
  1. Kekuatan gempa di Maluku paling banyak berukuran 5 dan 5.2 SR masing - masing sebanyak 5x dan gempa tertinggi berukuran 6.4 SR
  2. Kekuatan gempa di Papua paling banyak berukuran 5.2 SR sebanyak 4x dan gempa tertinggi berukuran 7.2 SR
  3. Kekuatan gempa di Nangroe Aceh Darussalam paling banyak berukuran 5, 5.3 dan 5.5 SR masing - masing sebanyak 2x dan gempa tertinggi berukuran 6.2 SR



Urutan berdasarkan Kota/Kabupaten



Maluku Barat Daya, Tasikmalaya dan Simeulue adalah 3 kota yang paling banyak mengalami gempa.
  1. Kekuatan gempa di Maluku Barat Daya paling banyak berukuran 5.2 SR sebanyak 4x dan gempa tertinggi berukuran 6.2 SR
  2. Kekuatan gempa di Tasikmalaya paling banyak berukuran 5.1 SR sebanyak 2x dan gempa tertinggi berukuran 6.5 SR
  3. Kekuatan gempa di Simeulue berukuran 5 - 5.8 SR masing - masing sebanyak 1x dan gempa tertinggi berukuran 5.8 SR

Gempa terkuat terjadi di Tolikara, Papua dengan kekuatan gempa mencapai 7,2 SR, sedangkan gempa terlemah terjadi di Kaur, Bengkulu dengan kekuatan gempa mencapai 4,7 SR.

Pusat gempa terdekat dengan kedalaman 10 km, terjadi di: 
  1. Maluku, sebanyak 11x
  2. Sumatera, sebanyak 10x
  3. Sulawesi, sebanyak 7x
  4. Jawa, sebanyak 6x
  5. NTB, sebanyak 3x
  6. Papua, sebanyak 2x

Berdasarkan data ini, dapat disimpulkan bahwa daerah yang paling rawan terjadi gempa bumi adalah Maluku. Bencana alam adalah suatu musibah yang tidak dapat diantisipasi oleh manusia tetapi dapat dikontrol dengan mengurangi besarnya kerugian yang akan timbul. Adapun mengontrol resiko misalnya dengan membangun bangunan dengan desain dan bahan bangunan yang anti gempa, tidak membangun bangunan yang berada di daerah rawan gempa atau memproteksi keluarga dengan berasuransi.


Sumber: BMKG
Pin It!

Friday, July 5, 2013

Produk Asuransi Syariah Prudential

PRUlink syariah investor account: Apabila perserta meninggal atau menderita cacat tetap total akan diberikan uang pertanggungan PIA Syariah dan nilai tunai, apabila ada. Klaim atas cacat tetap total berlaku sebelum peserta mencapai usia 60 tahun. Apabila peserta masih hidup sampai berakhirnya masa asuransi, kami akan membayarkan nilai tunai, bila ada.

PRUlink syariah assurance account: Apabila perserta meninggal atau menderita cacat tetap total akan diberikan uang pertanggungan PIA Syariah dan nilai tunai, apabila ada. Apabila peserta masih hidup sampai berakhirnya masa asuransi, kami akan membayarkan nilai tunai, bila ada.

PRUcrisis cover syariah 34: Memberikan Uang Pertanggungan PRUcrisis cover 34 apabila Tertanggung Utama menderita* salah satu dari 34 kondisi kritis.

PRUcrisis cover benefit syariah 34: memberikan Uang Pertanggungan PRUcrisis cover benefit 34 apabila Tertanggung Utama menderita salah satu dari 34 kondisi kritis atau meninggal dunia tanpa mengurangi Uang Pertanggungan dasar.

PRUmultiple crisis cover syariah: memberikan Uang Pertanggungan PRUmultiple crisis cover apabila Tertanggung Utama menderita salah satu dari 34 kondisi kritis, dengan maksimum sebanyak 3 kondisi kritis dalam kelompok yang berbeda, tanpa mengurangi Uang Pertanggungan dasar.

PRUcrisis income syariah: memberikan pembayaran manfaat pendapatan sebesar Uang Pertanggungan PRUcrisis income sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih apabila Tertanggung Utama menderita salah satu dari 33 kondisi kritis.

PRUearly stage crisis cover syariah: memberikan perlindungan finansial atas 79 penyakit dan kondisi kritis yang terbagi dalam 3 tahap (awal, menengah, dan lanjut) dan memastikan Anda terlindungi secara menyeluruh. Selain perlindungan terhadap penyakit kritis, PRUearly stage crisis cover juga memberikan manfaat tambahan untuk 3 kondisi kritis, yakni Angioplasty dan Penatalaksanaan Invasif lainnya untuk Penyakit Pembuluh Darah Jantung, komplikasi akibat diabetes dan kebutaan pada kedua mata.

PRUjuvenile crisis cover syariah: produk asuransi tambahan yang dapat mengurangi beban finansial Anda sebagai orang tua ketika anak Anda didiagnosa menderita penyakit kritis dan dihadapkan pada biaya perawatan yang cukup besar.

PRUpersonal accident death syariah: memberikan manfaat tambahan apabila Tertanggung Utama meninggal dunia akibat kecelakaan.

PRUpersonal accident death & disablement syariah: memberikan manfaat tambahan apabila Tertanggung Utama mengalami cacat total dan tetap atau meninggal dunia akibat kecelakaan.

PRUmed syariah: manfaat tambahan yang memberikan tunjangan harian rawat inap, ICU dan pembedahan kepada Tertanggung Utama jika menjalani rawat inap di rumah sakit.

PRUhospital & surgical cover syariah: manfaat tambahan yang memberikan penggantian seluruh biaya rawat inap, ICU, dan pembedahan sesuai dengan manfaat yang diambil, selama Tertanggung Utama menjalani perawatan di rumah sakit, sampai dengan usia Tertanggung 75 tahun. Terdiri dari type A (harga kamar Rp. 200 ribu per hari) sampai H (harga kamar Rp. 2,5 juta per hari).

PRUlink term syariah: manfaat tambahan yang diberikan jika Tertanggung Utama meninggal dunia sebelum berakhirnya masa asuransi PRUlink term

PRUspouse waiver syariah 33: Jika suami/istri dari Tertanggung Utama menderita salah satu dari 33 kondisi kritis atau mengalami cacat total dan tetap sebelum usia 70 tahun atau meninggal dunia,  PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran premi dasar sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.

PRUspouse payor syariah 33: Jika suami/istri dari Tertanggung Utama menderita salah satu dari 33 kondisi kritis atau mengalami cacat total dan tetap sebelum usia 70 tahun atau meninggal dunia, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran seluruh premi sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.

PRUparent payor syariah 33: Jika ayah dan/atau ibu dari Tertanggung Utama menderita salah satu dari 33 kondisi kritis atau mengalami cacat total dan tetap sebelum usia 60 tahun atau meninggal dunia, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran seluruh premi sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.

PRUwaiver syariah 33: Jika Tertanggung Utama menderita salah satu dari 33 kondisi kritis, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran premi dasar sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.      

PRUpayor syariah 33: jika Tertanggung Utama menderita salah satu dari 33 kondisi kritis, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran seluruh premi sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.

PRUlink syariah assurance account (Corporate): produk asuransi yang memberikan manfaat perlindungan asuransi jiwa, kesehatan dan investasi yang dapat digunakan untuk persiapan dana pensiun bagi karyawan di perusahaan Anda. Premi bulanan mulai dari 150 ribu rupiah dengan manfaat yang sama dengan perlindungan pribadi.


Produk Non Syariah

Produk - produk diatas juga dikelola secara non syariah, ditambah dengan manfaat - manfaat dari produk - produk dibawah ini:

PRUuniversal life:  produk asuransi jiwa yang memberikan perlindungan asuransi jiwa serta pengelolaan dana dengan profil risiko investasi yang rendah, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan Anda di semua tahapan kehidupan.

PRUlife cover: produk asuransi jiwa yang memberikan perlindungan jika meninggal dunia sebelum akhir masa perlindungan PRUlife cover atau menderita cacat total dan tetap sebelum usia 60 tahun. PRUlife cover memberikan pilihan masa pertanggungan sampai dengan usia 99 tahun dan pilihan masa pembayaran premi sampai dengan 20 tahun.

PRUprotector plan: produk asuransi jiwa jangka panjang. Produk ini dirancang untuk menjamin Anda dan Keluarga dari Kondisi yang Tak Diinginkan yang mungkin terjadi setiap saat dalam kehidupan Kita.  Sebagai kombinasi proteksi dan investasi,  PRUprotector plan menyediakan dana segar untuk Anda dan Keluarga apabila diperlukan, sementara dana investasi anda tetap berjalan. Yang Paling Menarik dari produk ini adalah jangka waktu pembayaran. Anda hanya perlu membayar premi selama 10 tahun sementara Proteksi Jiwa Anda akan terlindungi selama 10 tahun ke depan.

PRUaccident plus:  asuransi kecelakaan tanpa kewajiban untuk membeli produk asuransi lainnya. Produk ini membantu  Anda  meminimalisir jumlah premi yang harus dibayar. Pruaccident plus memberikan  Perlindungan Komprehensif untuk resiko Meninggal atau Cacat Tetap Total. Bahkan produk ini memberikan Anda Keuntungan untuk mendapatkan sejumlah bonus tambahan di tahun pertama apabila Anda mengambil sekaligus tiga tahun dan akan diberikan secara otomatis pada saat perpanjangan polis.

PRUhospital care: produk asuransi Kesehatan khusus untuk Rawat Inap Rumah Sakit atau terpaksa harus menjalani Perawatan di ICU (Intensive Care Unit), Operasi Bedah, maupun Kecelakaan ketika kita sedang melakukan perjalanan ke luar negeri misalnya. Pembayaran akan dilakukan berdasarkan jumlah hari Anda menjalani Perawatan.

PRUmy child: memberikan perlindungan yang komprehensif mulai saat ia masih dalam kandungan, dilahirkan, sampai ia dewasa kelak. Mulai dari perlindungan kesehatan, finansial, dan pendidikan.

PRUlink fixed pay: Produk unit link yang menyediakan masa pembayaran premi tetap, komposisi tetap premi berkala I dan PruSaver adalah 60% dan 40%.
Pin It!

Friday, May 24, 2013

Menghitung Inflasi Nilai Rupiah dengan Future Value

Mungkin sebagian besar dari kita pernah merasakan bahwa gaji kita 10 tahun yang lalu terasa lebih besar ketimbang gaji kita sekarang, padahal gaya hidup dan kebutuhan rumah tangga tidak banyak berubah. Atau cicilan KPR rumah Anda terasa lebih ringan 5 tahun terakhir ketimbang 5 tahun pada awal - awal mulai mencicil rumah. Dan mungkin beberapa diantara kita masih banyak yang belum sadar bahwa bunga bank, deposito, investasi atau nilai pertumbuhan aset (rumah, emas, tanah) masih dibawah tingkat inflasi di Indonesia.


Contoh ilustrasi dan kalkulator Inflasi

Nama File: Rumus Present Value.xlsx
Ukuran File: 34 kb
Tipe File: Microsoft Excel 2010 (.xlsx)

Unduh disini http://sdrv.ms/1302sXf

Sebagai contoh, saya lampirkan tautan untuk mengunduh file diatas agar dapat memanfaatkannya sebagai alat untuk menaksir berapakah perkiraan nilai rupiah 10 tahun mendatang misalnya. Atau untuk mengetahui apakah suku bunga yang ditawarkan lebih tinggi ketimbang inflasi.

Keterangan:
FV = Future Value
i = Suku Bunga
n = Periode

Rumus Future Value


Rumus Past Value


Contoh Future Value 1:

Pak Abu saat ini memiliki uang sebesar satu juta rupiah, dia ingin tahu berapa nilai uangnya 15 tahun kemudian. Pak Abu menyimpan uangnya di Bank Mau Untung dengan bunga 3% p.a. Tingkat inflasi di Indonesia rata - rata 6%.

FV = 1.000.000 x (1 + (-0,06 + 0,03))^10
FV = 1.000.000 x (1 + (-0,03))^10
FV = 737.000

Contoh Future Value 2:

Ibu Fulan Jameela tahun ini mendapatkan warisan sebesar 10 juta rupiah, dia berencana menggunakan uang tersebut untuk biaya masuk kuliah anaknya 5 tahun yang akan datang, tanpa menyimpan uangnya di bank. Uang masuk di kampus itu sebesar 6 juta rupiah, adapun kenaikan biaya pendidikan sebesar 10% dan tingkat inflasi sebesar 7%. Apakah uang warisan tersebut cukup untuk biaya pendidikan anaknya?

FV Uang Warisan = 10.000.000 x (1 +(-0,07)^5
FV Uang Warisan = 6.956.884

FV Biaya Pendidikan Anak = 6.000.000 x (1+(-0.07 + 0.1)^5
FV Biaya Pendidikan Anak = 6.955.644

Dari hasil perhitungan ini ternyata Ibu Fulan Jameela cukup digunakan untuk pendidikan anaknya 5 tahun yang akan datang.

Contoh Past Value 2:
Harga motor Hindi Tigor tahun 2013 sebesar 27.500.000, berapa harga motor tersebut 13 tahun yang lalu jika tingkat inflasi 7% per tahun dan kenaikan barang mencapai 10% per tahun.

PV = 27.000.000/[(1+(-0.07+0.1))^13]
PV = 18.726.162

Contoh Past Value 2:

Kang Ateng, salah satu pejabat di daerah Kubang ingin mengetahui berapa nilai jual tanah 5 tahun yang lalu, karena dia akan jual murah tanahnya untuk keperluan mendadak tapi tidak dibawah harga pada saat dia beli 5 tahun yang lalu. Harga jual tanahnya saat ini mencapai 30 juta rupiah dengan tingkat inflasi 7% per tahun dan kenaikan harga tanah sebesar 10% per tahun.

PV = 30.000.000/[(1+(-0.07+0.1))^5]
PV = 25.878.000

Semoga bermanfaat.

P.S. Jika ada kesalahan atau masih bingung, silakan kirim pertanyaan kritk dan saran dikolom komentar dibawah ini.

Pin It!

Monday, May 20, 2013

Mengkaji Ulang Kartu Jakarta Sehat

Akhir minggu kemarin (18 Mei 2013) dan dilanjutkan pada minggu ini Jakarta akan diwarnai dengan berita seputar program Pemda DKI di era Gubernur Joko Widodo yaitu Kartu Jakarta Sehat (KJS). Beberapa rumah sakit swasta, kurang lebih 16 rumah sakit swasta yang melayani program KJS akan mengundurkan diri dari melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan menggunakan KJS., kemudian beberapa profesional dokter melakukan aksi demo terhadap politisasi program kesehatan dan KJS.

Aksi ini memicu pro dan kontra dari warga Jakarta dan bahkan mungkin masyarakat Indonesia pada umumnya, diantara mereka banyak yang mendukung program KJS dan sebagian lagi keberatan dengan adanya kebijakan ini.

Beberapa fakta di lapangan menunjukkan bahwa program KJS ini mengakibatkan:
  1. Distibusi dan pemanfaatan program KJS untuk lapisan masyarakat yang absurd, hanya dengan berbekal Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), maka warga Jakarta dapat berbondong - bondong untuk mendapatkan pelayanan pengobatan secara gratis. Kebayang berapa banyak warga Jakarta yang ingin mendapatkan program KJS tersebut dan terbayang pula bagaimana nasib warga yang termasuk masyarakat ekonomi lemah yang sedang membutuhkan jasa pengobatan melalui program ini, tapi terbentur masalah administratif dan penuhnya jalur - jalur distribusi. Pengelompokan tingkatan warga yang tidak mampu dan mampu sangat bias, di lapangan saya mendapati beberapa orang yang menurut saya mampu, memiliki usaha dan penghasilan yang tetap bahkan memiliki aset tetapi berharap mendapatkan layanan pengobatan dan kesehatan melalui KJS, sudah punya 7 toko emas tapi karena bisnis emas sedang lemah, maka oknum ini mengaku dirinya tidak mampu, ada juga warga yang memiliki penghasilan pas - pasan tapi tidak tergolong tidak mampu turut mengharapkan jasa pengobatan melalui program ini karena salah satu anggota keluarga menderita kanker selama 2 tahun yang total biayanya mencapai 400 juta rupiah. Disinilah pemerintah DKI dituntut untuk dapat memetakan dan memberikan batasan yang jelas untuk lapisan masyarakat yang seperti apa yang berhak mendapatkan layanan pengobatan dan kesehatan secara gratis melalui program KJS.
  2. Bisnis rumah sakit swasta yang memberikan pelayanan program KJS, yang secara jelas tidak mendapat subsidi dari pemerintah untuk biaya operasional, seperti honor dokter, pembelian obat - obatan dan peralatan medis, biaya listrik (mungkin beberapa sudah disubsidi dengan kelas rumah sakit), pewaratan peralatan medis dan gedung rumah sakit, sewa lahan rumah sakit dan biaya lain - lain. Berbeda dengan rumah sakit milik pemerintah yang notabene honor dokter, perawat, gedung dan biaya operasional lain - lain ditanggung oleh pemerintah. Rumah sakit swasta adalah suatu usaha bisnis yang mencari keuntungan dengan melayani masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan pengobatan dan kesehatan, dengan melayani program KJS tentu akan menurun tingkat keuntungannya bahkan dapat menyebabkan kerugian jika tidak disiasati dan didukung oleh pencetus dan pelaksana kebijakan.
  3. Besarnya premi yang diperuntukkan bagi program KJS ini terbilang lebih tinggi ketimbang Undang - Undang Badan Pelaksana Jaminan Sosial Kesehatan (BPJSK) yang di 2014 nanti menjadi BPJS (Badan Pelaksana Jaminan Sosial), namun masih tergolong kecil untuk warga Jakarta yang jumlahnya besar itu. Premi tersebut hanya sebesar Rp. 23.000 yang diambil dari budget APBD DKI Jakarta. Ada 2 kemungkinan pemerintah DKI menyikapi besarnya premi ini, pertama adalah memperbesar premi atau malah tidak melakukan perubahan besaran premi. Karena perlu dana yang cukup untuk dialokasikan pada program KJS ini walaupun tingkat kebutuhan masyarakat diharapkan akan terus menyusut sejalan dengan meningkatnya tingkat kesehatan warga Jakarta.
  4. Kebijakan KJS ini adalah kebijakan yang dianggap sebagai pencitraan dan dianggap pula sebagai alat yang mampu mendongkrak partai politik atau golongan tertentu. Kebijakan pemerintah, dalam hal ini pemerintah DKI  seharusnya tidak melulu dengan meng-GRATIS-kan layanan pengobatan dan kesehatan di Jakarta, tapi juga dengan menaikkan pendapatan daerah dengan mendisiplinkan pembayaran pajak dari para pengusaha yang mangkir atau berhutang pajak serta mampu mendistribusikannya dengan baik dan benar, mengoptimalkan pendapatan daerah yang berasal dari non pajak, meningkatkan taraf hidup, mengkampanyekan hidup sehat, meningkatkan gizi masyarakat dan menghapuskan bisnis kapitalisme yang merusak sendi - sendi perekonomian warga Jakarta. 
  5. Dengan kondisi perekonomian Indonesia saat ini, dimana hutang negara cukup besar dan belum lunas, tingginya tingkat korupsi yang menyebabkan tidak sesuainya pendapatan negara yang seharusnya, oleh para koruptor, lambatnya penanganan dan eksekusi yang terlihat seperti tebang pilih terhadap koruptor, pendapatan negara atas tanah, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya serta cabang - cabang produksi yang penting bagi hajat hidup orang banyak di Indonesia tidak sepenuhnya menjadi dimiliki oleh negara, maka kebijakan - kebijakan sosial seharusnya diambil dan diputuskan lebih matang dengan pertimbangan - pertimbangan berlapis dan memiliki visi jangka panjang. Kebijakan tidak diambil hanya untuk kepentingan - kepentingan yang sifatnya sesaat atau sekedar merealisasikan janji - janji emosionil pada saat kampanye politik. Menurut Prof. G.A. Swabessy (Menteri Kesehatan RI tahun 1966 - 1978) yang mencetuskan ide tentang asuransi kesehatan yang ditanggung sebagian - sebagian oleh pemerintah dan tertanggung atau penjamin atas tertanggung, yang akhirnya mencetuskan idenya menjadi Asuransi Kesehatan (ASKES) beranggapan bahwa negara akan dapat runtuh (maksudnya jatuh bangkrut secara perekonomian), jika kesejahteraan rakyatnya ditanggung 100% oleh negara. Disilah dituntut adanya sikap pemerintah mendukung penuh pertumbuhan bisnis asuransi kesehatan dengan menaikkan taraf hidup rakyat agar dapat membayar sendiri premi asuransinya atau sebagian premi asuransinya. Dengan demikian diharapkan akan berimbas kepada kesejahteraan rakyat Indonesia dan turut memajukan perekonomian Indonesia.
Semoga bermanfaat.
Pin It!

Sunday, May 5, 2013

Asuransi Itu Gak Ribet


Kata siapa ikut asuransi itu ribet? Mulai dari pendaftaran kepesertaan, proses upgrade, proses topup, proses klaim, proses penarikan bahkan pada saat proses penutupan polis tidaklah seperti yang Anda bayangkan atau dengar.

Anda Punya Agen

Anda punya agen yang dari awal sudah bekerja dengan Anda sebagai konsultan keuangan, agen dapat membantu menghitung berapa besar uang Anda yang bisa Anda investasikan. Mereka dapat menghitung berapa besar future income dan potential protection yang dapat digunakan untuk investasi.

Agen juga dapat memberikan advise akan produk mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Ada beberapa produk yang khusus untuk tipe profesi prospek bahkan rentang usia, jenis kelamin, prioritas alokasi dana sesuai dengan tujuan asuransi dari prospek. Agen secara tidak langsung bertindak sebagai konsultan keuangan pribadi Anda secara cuma - cuma. Mereka akan memberikan hitungan tidak saja menguntungkan Anda saat dalam masa pertanggungan tapi juga pada saat nanti Anda mengakhiri polis. Mereka akan menyarankan kepada Anda kapan waktu yang tepat untuk melakukan upgrade atau top up, jenis fund manager yang cocok untuk Anda.

Agen akan membantu Anda setiap terjadi proses - proses tersebut, seperti proses perubahan data, proses medical check-up, proses upgrade, proses topup, proses klaim, proses penarikan dan proses penutupan polis.

Proses Pendaftaran Kepesertaan Asuransi

Pada dasarnya proses pendaftaran sangat mudah, Anda hanya perlu mengisi formulir pendaftaran dan mempersiapkan data pendukung yang dibutuhkan. 

Untuk asuransi orang dewasa hanya cukup dengan melampirkan fotokopi kartu identitas resmi yang masih berlaku seperti KTP, SIM atau KITAS bagi warga negara asing dan fotokopi lembar informasi rekening dari buku tabungan atau fotokopi kartu kredit.

Sedangkan untuk anak - anak umumnya hanya membutuhkan lampiran fotokopi Akte Kelahiran Anak, kartu identitas resmi yang masih berlaku Pemegang Polis (Orang Tuanya), buku imunisasi atau buku perkembangan kesehatan anak dari rumah sakit dan fotokopi lembar informasi rekening dari buku tabungan atau fotokopi kartu kredit.

Untuk kepesertaan Badan Usaha umumnya akan membutuhkan lampiran fotokopi:
  1. Akta Pendirian dan/atau Anggaran Dasar dan perubahannya
  2. Akta Notaris mengenai susunan Anggota Direksi dan Komisaris yang terbaru
  3. SK persetujuan pendirian PT/Yayasan dari Menteri Hukum dan HAM
  4. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama Badan Usaha
  5. Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP)/Surat Keterangan Tempat Usaha (SKTU) yang masih berlaku
  6. Surat Ijin Usaha (SIU) yang masih berlaku dari instansi yang berwenang
  7. Fotokopi Laporan Keuangan Terkini/Terakhir (Neraca dan Laporan Laba/Rugi)
  8. Fotokopi KTP/SIM/Paspor, KIMS/KITAS/KITAP (untuk WNA) untuk Wakil Calon Pemegang Polis (Direktur Utama/Ketua Pengurus/Pimpinan Utama)
  9. Surat Kuasa tertanggal maksimal 3 (tiga) bulan sebelum tanggal penandatanganan formulir pendaftaran, spesimen tanda tangan serta Nama Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa yang ditunjuk dan berwenang mempunyai wewenang bertindak untuk dan atas nama Badan Usaha dalam hal mengurus semua keperluan yang terkait proses 

Terkecuali ada kondisi khusus yang membutuhkan informasi tambahan seperti calon prospek yang pernah hangus polisnya, memiliki rekam medis penyakit kritis atau nilai uang pertanggungan yang besar, akan membutuhkan beberapa tahapan untuk kepesertaan seperti mengisi kuesioner atau mengikuti medical check-up.

Proses Pembayaran Premi

Dalam pembayaran premi, sudah banyak perusahaan asuransi yang bekerja sama dengan bank - bank yang beroperasional secara nasional untuk mempermudah Anda membayar premi asuransi. Pada umumnya fasilitas perbankan yang membantu dalam proses pembayaran premi terdiri dari:
  1. Auto Debet. Pembayaran uang premi akan didebet secara berkala dari rekening yang sudah Anda kuasakan kepada perusahaan asuransi.
  2. Kartu Kredit. Pembayaran uang premi akan didebet secara berkala dari kartu kredit VISA/MasterCard/BCA Card, yang sudah Anda kuasakan kepada perusahaan asuransi.
  3. ATM. Banyak bank yang sudah menyediakan fitur pembayaran melalui mesin ATM. Anda langsung dapat membayar setoran premi, hanya dengan memasukkan nomor polis dan jumlah setoran premi dengan menu pilihan yang mudah diikuti.
  4. Internet Banking. Sama seperti ATM namun lebih mudah, Anda bisa langsung membayar premi melalui komputer yang terhubung dengan internet.
  5. Tansfer Bank. Anda dapat melakukan setoran premi melalui layanan transfer bank dengan mencantumkan nomor rekening dari perusahaan asuransi tersebut ditambah informasi nomor polis dan jumlah premi yang akan dibayarkan.
Jika Anda tidak memiliki kartu kredit atau rekening bank, Anda tetap bisa memiliki asuransi dengan melakukan setoran tunai ke bank yang ditunjuk oleh perusahaan asuransi.

Beberapa agen juga bersedia untuk menjemput uang Anda untuk pembayaran premi, namun dengan alasan keamanan sebaiknya Anda tidak membayar premi melalui agen karena resiko cukup tinggi pada saat agen menerima uang Anda sampai disetorkan ke perusahaan asuransi. Saya yakin agen asuransi memiliki itikad dan attitude yang baik dengan menjaga hubungan yang baik klien mereka dan tidak berkeberatan untuk membantu Anda dalam membayar premi, namun jika terjadi faktor eksternal yang tidak dapat dikontrol oleh para agen seperti kecelakaan lalu lintas, sakit atau lupa akan dapat menyebabkan pembayaran uang premi Anda menjadi tertunda atau malah tidak terbayarkan. Sebagian bersar perusahaan asuransi yang baik tidak menyediakan tanda terima resmi untuk menerima pembayaran tunai premi asuransi melalui para agen.


Proses Perubahan Data/Polis

Selama berjalannya waktu, tentu terdapat kemungkinan terjadinya perubahan data seperti perubahan data pribadi misalnya perubahan alamat, nomor telepon, para penerima manfaat dan status perkawinan, perubahan merokok atau berhenti merokok serta perubahan besarnya uang premi. Agen akan membantu  Anda pada saat mengisikan form, melampirkan dokumen pendukung dan mengajukannya ke perusahaan.

Proses Klaim

Pada saat Anda atau tertanggung mengalami kerugian seperti sakit kritis, masuk rumah sakit, agen juga akan membantu Anda mulai dari proses pencarian rumah sakit rekanan, proses pendaftaran dan proses klaim.

Proses Penarikan Dana

Pada saat Anda menarik dana untuk kebutuhan asuransi pendidikan, perusahaan dan agen akan membantu proses penarikan dana Anda untuk menerima manfaat tersebut.

Proses Penutupan Polis

Jika Agen telah menjelaskan apa - apa saja manfaat yang akan Anda terima dan apa - apa saja manfaat yang tidak lagi berlaku sejk penutupan polis atau menjelaskan apakah Anda melakukan penutupan diwaktu yang tepat atau menyarankan Anda untuk menangguhkan penutupan demi keuntungan yang didapat atau proteksi yang maksimal, para Agen juga akan membantu membawa Anda melewati proses penutupan ini.

Bagaimana Jika Agen Anda Sudah Tidak Ada?

Pada perusahaan asuransi besar atau yang memiliki reputasi baik dan professional, Anda sebagai klien akan diinformasikan bahwa agen Anda sudah tidak aktif secara tertulis karena suatu alasan tertentu seperti mengundurkan diri, meninggal atau alasan penonaktifan lainnya. Perusahaan asuransi akan mengganti agen Anda dengan Leader Agen, Agen pengganti tersebut akan bertindak sebagai agen Anda yang baru dalam memberikan pelayanan. 

Jika dalam situasi yang tidak memungkinkan Anda tetap dapat menghubungi kantor agensi atau layanan customer service perusahaan asuransi tersebut untuk mendapatkan bantuan.

Kalau seperti penjelasan diatas tentu Anda tidak akan berpikir bahwa berasuransi itu tidak ribet (repot). Kenapa Anda menunda berasuransi, kalau berasuransi itu mudah dan praktis? Jangan terlambat dan jangan sampai ada yang tanya "Kemana saja Anda 10 tahun yang lalu?"
Pin It!

Monday, April 22, 2013

Kenapa Kita Harus Berasuransi?

Banyak sekali diantara kita yang masih skeptik (ragu - ragu) atau sudah terlebih dahulu sinis, negatif atau defensif mati - matian jika ditawarkan program perencanaan keuangan seperti asuransi, bahkan tidak sedikit yang langsung alergi bila mendengar kata asuransi disebutkan.

Pengalaman pribadi saya, sebagian teman - teman saya seketika menjaga jarak dengan saya begitu mereka tahu saya berprofesi sebagai agen, seolah - olah saya mengidap salah satu jenis penyakit menular yang berbahaya. Pada suatu kesempatan lain, saya juga pernah menerima pengalaman yang kurang menyenangkan tentang profesi saya sebagai agen dimuka umum, yang menurutnya seorang agen hanya tidak lebih dari seorang tenaga pemasaran yang hanya manis didepan tapi pahit dibelakang. Tapi saya tidak kaget dengan reaksi - reaksi seperti itu karena saya merasa bukanlah seorang tenaga pemasaran seperti yang dimaksud dan juga saya mengerti kalau tipe orang yang perfeksionis akan selalu bersikap hati - hati dan memiliki banyak pertimbangan terhadap suatu produk/informasi baru, yang menurut pengetahuan mereka dapat menyebabkan kerugian dipihaknya, saya juga maklum karena mungkin sebagian dari mereka masih banyak yang belum mengerti dan memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai asuransi.

Berikut ini beberapa penjelasan singkat, kenapa kita harus memiliki asuransi.
  1. Hal yang pertama adalah karena kita orang Indonesia. 
    1. Di Indonesia baru 2% dari seluruh penduduk Indonesia yang sudah memiliki asuransi, berbanding terbalik dengan Singapore yang memiliki populasi sekitar 5.312.400 jiwa (Sensus 2012), tapi kepemilikan asuransi sebanyak 12.192.849 polis atau sama dengan 244% dari total seluruh penduduk Singapore. Sumber data: MAS-SG.
    2. Di Indonesia banyak sekali gunung berapi, negara kepulauan yang rawan dengan bencana alam seperti gempa bumi, gunung meletus, banjir atau tanah longsor. Indonesia adalah salah satu negara yang berpeluang tinggi terhadap resiko bencana alam versi UN-ISDR bahkan beberapa letusan gunung berapi yang ada di Indonesia termasuk letusan gunung berapi terbesar di dunia seperti letusan Gunung Krakatau (1883), letusan Gunung Tambora (1815) dan letusan Gunung Toba (77 ribu tahun yang lalu), yang masing - masing memiliki skala 6, 7 dan 8 VEI.
    3. Asuransi dapat memutus rantai kemiskinan. Beban yang harus kita dan generasi anak kita bisa diputus dengan mengontrol resiko melalui asuransi.
  2. Cara menabung yang salah. Sejak kecil kita sudah diajarkan menyisihkan sisa uang jajan untuk ditabung, secara tidak disadari bahwa cara menabung seperti ini lebih sulit diterapkan karena memiliki tingkat kedisiplinan yang rendah dan mereka akan menabung jika ada uang sisa jajan.  Rumusnya menjadi Pendapatan - Pengeluaran = Menabung, menurut kajian para Financial Planner, cara yang lebih efektif untuk menabung dengan menggunakan rumus Pendapatan - Menabung = Pengeluaran. Secara tidak sadar, dengan berasuransi, kita telah menerapkan rumus kedua dengan mengalokasikan sebagian penghasilan untuk ditabung, baru kemudian sisanya digunakan untuk kebutuhan sehari - hari. Untuk tahap lebih lanjut terdapat rumus Pendapatan 
  3. Nilai suku bunga investasi yang lebih tinggi ketimbang deposito apalagi tabungan biasa. Rata - rata suku bunga deposito sebesar 6% p.a, suku bunga tabungan sebesar 2% - 3% p.a,sedangkan suku bungan investasi di asuransi berkisar 12 - 15% p.a, diatas rata - rata tingkat inflasi sebesar 9% - 11% per tahun.
  4. Manfaat asuransi yang tidak dapat ditemui  pada jenis investasi lainnya seperti obligasi, reksadana, saham, tanah, rumah, emas atau logam mulia lainnya.
  5. Asuransi itu GRATIS. Sedikitnya nilai investasi yang akan terbentuk dalam jangka waktu tertentu, dapat mengembalikan modal investasi yang sudah dibayarkan selama masa setor atau bahkan memberikan keuntungan karena nilai investasi yang terbentuk lebih besar dari modal yang ditanamkan dan jika terjadi klaim, maka klaim tersebut nilainya cuma - cuma atau gratis. 
  6. Karena asuransi memberikan uang pertanggungan dimuka, pada saat kita baru membayar premi awal.
  7. Karena suatu saat nanti, kita akan berbagi tabungan dengan profesional, yaitu dokter atau guru. TAPI dengan asuransi, kita telah memisahkan antara tabungan dengan biaya pengobatan/pendidikan, sehingga tabungan yang telah kita persiapkan tidak akan berkurang dengan adanya asuransi.
  8. Walaupun kita telah menjaga pola makan dan gaya hidup kita dengan sehat TAPI faktor - faktor eksternal yang tidak bisa kita kontrol seperti polusi udara, berkurangnya kandungan gizi pada bahan - bahan makanan, kemacetan yang menimbulkan stress, proses penuaan cepat atau lambat akan membawa kita kepada suatu titik akhir.
  9. Karena kita ingin mendapatkan pelayanan rumah sakit yang sesuai dengan apa yang telah kita upayakan selama sehat.
  10. Karena dengan berasuransi kita hanya perlu membayar premi asuransi saja, bukan membayar seluruh tagihan rumah sakit.
  11. Walaupun kita telah memiliki tunjangan kesehatan dari tempat kita bekerja atau dari negara sekalipun, tapi jika dianggap sudah unfit karena terlalu lama berada dirumah sakit, maka tidak mungkin kita akan kehilangan pekerjaan atau bisnis kita.
  12. Karena tingkat pelayanan medis itu tergantung dengan jumlah uang yang dibayarkan. Kelas VIP tentu berbeda pelayanannya dengan kelas 3.
  13. Karena kita berkesempatan memiliki asuransi selagi sehat dan produktif, jika kita ingin memiliki asuransi pada saat kita membutuhkan karena sakit atau sudah tidak produktif akan menjadi lebih sulit.
  14. Karena semua ini tentang CINTA, KOMITMEN dan TANGGUNG JAWAB selaku kepala keluarga, selaku suami terhadap istri, selaku ayah terhadap anaknya, selaku anak kepada orang tuanya, selaku kakak selaku saudara, selaku seseorang yang mampu untuk dicintai dan mencintai.
Dengan pemahaman dari penjelasan diatas, tentunya kita dapat menyimpulkan sendiri bagaimana pentingnya orang Indonesia memiliki asuransi. Asuransi secara langsung atau tidak langsung telah turut mensejahterakan rakyat Indonesia, diantaranya:
  1. Menurunkan tingkat kemiskinan dengan terbukanya kesempatan kerja yang besar bagi siapa saja tanpa mengenal jenis kelamin, tingkatan pendidikan, pengalaman kerja, kondisi fisik atau suku bangsa.
  2. Mengupayakanan penggalangan dana investasi untuk membantu pendanaan pembangunan di sektor riil dan non riil dan menularkan budaya positif dengan mengajak bangsa Indonesia untuk senang berinvestasi.
  3. Mensejahterakan rakyat dengan memberdayakan kemampuan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan dan pendidikan yang layak dengan cuma - cuma atau biaya murah.
  4. Mendukung pembangunan nasional dengan membayar pajak atas seluruh aset dan pendapatan yang dimiliki oleh perusahaan asuransi.
Pin It!

Wednesday, April 10, 2013

Premi Tunggal

Memilih asuransi dengan pembayaran premi sekali saja selama kepesertaan atau dikenal dengan premi tunggal atau single premium, cocok bagi mereka yang:

  1. Menghindari pembayaran premi secara berkala (bulanan, tiga bulanan, enam bulanan atau tahunan) dengan alasan yang lebih praktis.
  2. Pengusaha yang memiliki dana yang tidak produktif. Kondisi pasar yang tidak stabil dapat menyebabkan para pebisnis melakukan aksi wait and see, dalam keadaan yang tidak dapat ditentukan kapan akan berakhir tersebut, mereka bisa memilih menyimpan dananya di asuransi dengan pilihan premi tunggal.
  3. Sedang mempersiapkan masa pensiun dan warisan dengan dana yang kurang memadai untuk membeli tanah atau investasi jangka panjang lainnya.
  4. Memiiki dana yang cukup besar yang diperoleh secara tahunan, seperti karyawan yang mendapatkan bonus tahunan atau para trader atau investor saham yang baru saja menerima keuntungan (taking profit) atau deviden. Single premiun bisa dijadikan sebagai solusi untuk mengembangkan dana yang ada tersebut.
  5. Telah memiliki banyak polis asuransi dan berencana untuk memilih untuk menginvestasikan uangnya.

Single premi yang termasuk investasi jangka panjang, oleh karena itu perlu dipertimbangkan bahwa untuk asuransi jenis ini akan lebih fokus kepada sisi investasi ketimbang asuransi. Anda tetap mendapatkan proteksi asuransi hanya untuk tunjangan kematian saja.

Keuntungan kepemilikan Premi Tunggal ini diantaranya:
  1. Sudah termasuk asuransi jiwa untuk tunjangan kematian.
  2. Premi sekali bayar untuk masing - masing kepesertaan, dengan persyaratan minimum premi sebesar 12 juta rupiah.
  3. Nilai pengembalian dana akan lebih besar ketimbang dana disimpan dalam bentuk tabungan, deposito bahkan emas sekalipun.
  4. Jumlah premi lebih murah karena jenis premi tunggal ini tidak mengalokasikan premi untuk asuransi - asuransi tambahan.
Semoga bermanfaat.

Pin It!